“BAGAIMANAPUN KONDISINYA, PETUGAS AMBULAN ITU NDAK BOLEH PANIK”

Surabaya, (11/4). Teriknya Kota Surabaya tak menyurutkan semangat Yudi Irawanto untuk melayani masyarakat Surabaya. Yudi merupakan salah satu petugas Ambulan Rumah Zakat  yang beroperasi di Kota Surabaya. Selasa siang, ia kembali mengantarkan  seorang pasien yang hendak melakukan pemeriksaan.

“Kondisi pasien saat saya datang cukup memprihatinkan. Kata keluarga, pasien sakit stroke dan kencing manis. Saat sampai disana, pasien sudah mengeluh kesakitan,” ungkap Yudi.

Setelah dihubungi keluarga pasien, Yudi langsung menuju alamat yang diberikan yaitu di Jln. Girilaya Gang 6 No. 30, Banyu Urip. Sesampainya di rumah pasien, ia segera memasukan pasien ke dalam mobil Ambulan dan membawanya ke RS Angkatan Laut di Jln. Gadung No.1, Jagir, Wonokromo.

“Di dalam mobil pasien juga terus mengeluh sakit sampe teriak. Kuncinya seorang petugas Ambulan itu ya 1, bagaimanapun kondisinya, petugas Ambulan itu ndak boleh panik. Mesti tenang supaya bisa bawa pasien dengan selamat. Kalo kita panik, siapa nanti yang nenangin pasien,” ujarnya.

Menghadapi pasien yang berteriak atau menangis kesakitan memang sudah menjadi hal yang biasa bagi Yudi. Jika kondisi itu terjadi, ia selalu menjaga dirinya agar tetap tenang sehingga dapat menenangkan dan mendoakan pasien serta mengantarkan pasien dengan sigap dan selamat.

 

Newsroom : Nurul Rahayu

Share this:
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *