Bebaskan Indonesia dari Penyakit Kaki Gajah

Filariasis atau biasa dikenal masyarakat dengan nama penyakit kaki gajah merupakan salah satu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filarial yang dibawa dan disebarkan oleh nyamuk sebagai perantaranya.

Penyakit kaki gajah disebaban oleh tiga jenis cacing filarial yaitu Wucheria bancrofti, Brugia malayi, dan Brugia timori. Namun, lebih dari 70 % kasus filariasis di Indonesia disebabkan oleh Brugia timori  yang ditularkan melalui nyamuk genus  Anopheles farauti dan Anopheles punctulatus.

Dikutip dari lifestyle.sindonews.com, berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, di Indonesia hingga tahun 2016 telah ditemukan lebih dari 13.032 penderia filariasis kronis atau penyakit kaki gajah yang tersebar di 429 kabupaten atau kota di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 1970 prevalensi mikrofilaria (larva cacing filaria) yaitu 19,6% dan pada tahun 2014 menurun menjadi 4,7%.

Sebagai langkah pemberantasan, pemerintah bertekad mewujudkan  Indonesia bebas Kaki Gajah Tahun 2020. Hal tersebut dilakukan melalui  Bulan Eliminasi Penyakit Kaki Gajah (BELKAGA), dimana setiap penduduk kabupaten/kota endemis Kaki Gajah serentak minum obat pencegahan setiap bulan Oktober selama 5 tahun berturut-turut (2015-2020).

Saat ini Filariasis masih menjadi endemis di 241 kabupaten/kota di Indonesia. 46 diantaranya telah melaksanakan Pemberian Obat Pencegahan Masal (POPM) Filariasis selama 5 tahun. Sementara 195 kabupaten kota akan melaksanakan  POPM sampai dengan tahun 2020 dengan jumlah penduduk sebesar 105 juta jiwa yang merupakan sasaran BELKAGA.

Selain program pemerintah, kesadaran masyarakat  akan pencegahan penyakit filariasis sangat dibutuhkan. Berikut ini beberapa langkah yang dapat sahabat sehat lakukan untuk mencegah penyebaran penyakit filariasis.

  1. Menjaga kebersihan lingkungan dari tumpukan sampah dan genangan air untuk mengurangi populasi nyamuk yang dapat menyebarkan cacing penyebab filariasis.
  2. Hindari gigitan nyamuk dengan lotion atau pencegah gigitan lainnya.
  3. Vaksinasi kaki gajah seperti meminum obat pencegah masal yang dicanangkan oleh Pemerintah.
  4. Konsumsi nutrisi yang bergizi dan seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat dan tidak rentan dimasuki virus-virus penyakit.

Jangan lupa mempraktikkan langkah pencegahan filariasis ya sahabat sehat. Mari dukung Indonesia Bebas Filariasis 2020.

Literatur : Pusdatin Kemenkes RI

Share this:
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *