PERDANA DILAKUKAN, BEGINILAH SUASANA PEMBENTUKAN DOKTER KECIL DAN UKS DI SDN 02 SUKOHARJO KOTA MALANG

Malang, (14/10). Aksi pendampingan program Dokter Kecil dan Usaha Kesehatan Sekolah untuk pertama kali dilaksanakan di SDN 02 Sukoharjo kota Malang pada Sabtu 14 Oktober lalu.

Program ini pertama kali digagas oleh Cita Sehat Foundation selaku lembaga implementator Rumah Zakat yang kemudian diaminkan oleh Kepala Sekolah beserta jajarannya. Sehingga terwujudlah kerjasama diantara kedua belah pihak  yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama pada tanggal 20 September 2017.

Dari hasil penyaringan siswa dan seleksi selama satu minggu terpilihlah formasi 20 orang kader Dokter Kecil yang terdiri dari 5 siswa dari kelas III, 10 siswa dari kelas IV, dan 5 siswa dari kelas V.

Tulus Supriyatin, relawan medis Rumah Zakat kali ini  memberikan materi tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat yang membahas secara lebih mendalam tentang kebiasaan-kebiasaan di sekolah yang sering dilakukan anak anak tapi ternyata masih jauh dari pola hidup bersih dan sehat, seperti Mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktifitas aktifitas diluar ruangan, memilih makanan yang bersih dan sehat, menjaga kebersihan sanitasi dan lainnya, yang ternyata masih banyak yang belum dilaksanakan di sekolah.

Usai pemberian materi, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking yang dipimpin oleh Pratiwi Kusuma yang membuat anak-anak kembali fresh.Materi belum berhenti disana, masih ada Kak Novi Febriyanti yang menyampaikan materi tentang Demo Cuci Tangan.

“Alhamdulillah, aksi hari ini begitu luar biasa, membekas di ingatan, adek-adek begitu antusias mengikuti pembelajaran hari ini, sangat bersemangat dan aktif sekali, itu membuat kami para pemateri dan teman teman relawan juga ikut terbawa kesuasana yang bersemangat untuk berbagi ilmu dengan adek-adek, bahkan ketika kita bilang akan ada banyak kegiatan yang menanti mereka, mereka begitu tertarik dan ingin segera bertemu kami lagi”, ungkap Novi Febriyanti.

Materi semakin menarik dan mudah diterima anak-anak ketika penyampaian diiringi dengan lagu  6 langkah cuci tangan. Dan semakin lengkap ketika setelah menyanyi anak-anak diajak untuk mempraktekkan cara cuci tangan yang baik dan benar.

“Suka sekali, aku sangat bersemangat, materinya mengasyikan, pengen segera dapat materi baru, mimpiku menjadi dokter terasa begitu dekat, terimakasih kak, cepet datang lagi ya.”, ungkap Labibah satu dari kader Dokter Kecil bersemangat mengomentari pembelajaran hari ini.

Tulus Supriyatinpun mengungkapkan harapannya akan kegiatan ini. Ia berkata bahwa tahun ini adalah tahun pertama Program Dokter Kecil dan Usaha Kesehatan Sekolah dilaksanakan, ada banyak harapan dan manfaat yang ingin dibagikan dan ditebarkan seluas luasnya, dimulai dari sekolah kecil ini semoga kedepan akan lebih banyak sekolah sekolah yang mau bergabung bekerjasama saling bersinergi, sehingga tidak akan ada lagi sekolah yang harus mengalami kesulitan dalam mengelola UKS dan makin banyak siswa siswi yang menguasai skill dan kemampuan kemampuan dasar dalam pertolongan pertama serta hal hal yang berkaitan dengan kesehatan sekolah, sehingga pada akhirnya sekolah akan menjadi tempat yang “sehat” dalam arti sebenarnya.

Karena kesehatan di sekolah menjadi tanggung jawab semua bagian dari bangunan sekolah tersebut, termasuk bagian terkecilnya.

 

Newsroom : Dwi Yuliani, CSF Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *