Pos

KELOLA STRES UNTUK KESEHATAN MENTAL YANG LEBIH BAIK

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) menyebutkan bahwa stres adalah reaksi atau respon tubuh terhadap stressor psikososial (tekanan mental atau beban kehidupan).

PENYEBAB STRES

  1. Rumah Tangga
    Pekerjaan rumah tangga yang menumpuk dan kondisi anak yang sehat menjadi sakit biasanya dapat menyebabkan orangtua stress.
  2. Sekolah
    Seorang anak yang menghadapi ujian atau ulangan mendadak. Biasanya mereka akan sedikit tertekan atau gugup yang menjadi awal mula timbulnya stres.
  3. Kantor
    Pekerjaan yang menumpuk sementara tenggat waktu pengerjaan yang semakin dekat serta perjalanan dari atau pulang kantor yang macet bisa menjadi penyebab timbulnya stres.

BAGAIMANA SIKAP KITA TERHADAP SESEORANG YANG MENDERITA STRES ?

  1. Membina hubungan rasa saling percaya dan membantu mengekspresikan perasaan mereka.
  2. Menelusuri seberapa gejala muncul dan seberapa jauh gejala tersebut mengganggu kegiatan sehari-hari.
  3. Membantu memahami kejadian yang dialami penderita danmengajak penderita untuk selalu dekat dengan Sang Pencipta.
  4. Ajak atau bujuk ke dokter/psikiater jika kondisi penderita tidak ada perubahan.

BAGAIMANA CARA MENGATASI STRES ?

  1. Bicarakan keluhan dengan seseorang yang dapat dipercaya.
  2. Melakukan kegiatan yang sesuai dengan minat dan kemampuan.
  3. Jagalah kesehatan dengan olahraga/aktivitas fisik secara teratur, tidur cukup, makan bergizi seimbang serta terapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
  4. Kembangkan hobi yang bermanfaat.
  5. Meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
  6. Berpikir positif.
  7. Tenangkan pikiran dengan relaksasi

MITOS ATAU FAKTA ? STRES BISA TIMBULKAN INSOMNIA

Insomnia merupakan kondisi seseorang yang mengalami sulit tidur atau sulit tidur nyenyak. Beberapa kondisi lain dari insomnia yaitu sulit untuk tertidur, sulit untuk tetap tertidur, terlalu cepat bangun di pagi hari, dan tidak dapat tidur kembali.

Lalu benarkan stress dapat mempengaruhi atau menyebabkan timbulnya insomnia ?

Mengacu pada catatan dalam majalah HealthGuide Edisi 2013, sekitar 35 % individu dengan insomnia kronis mengalami depresi atau kecemasan; tetapi kurang tidur juga bisa disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan. Penyebab umum insomnia diantaranya ?

  • Lingkungan tidur yang kurang nyaman misalnya panas atau dingin ekstrim
  • Perubahan gaya hidup
  • Penyakit yang menyebabkan nyeri
  • Stres di rumah atau di kantor
  • Kecemasan atau depresi

Sumber : HeathGuide Edisi 2013

HARI KESEHATAN SEDUNIA. DEPRESI : CERITA YUK!

Depresi adalah penyebab utama berbagai penyakit dan kecacatan di seluruh dunia. Menurut penelitian terbaru dari WHO (World Health Day), lebih dari 300 juta orang kini hidup dengan beban depresi. Jumlah tersebut 18% lebih besar dibandingkan pada tahun 2005 hingga 2015. Kurangnya dukungan bagi orang-orang dengan gangguan mental, ditambah dengan adanya rasa takut, dapat mencegah mereka dari akses perawatan yang mereka butuhkan untuk hidup sehat dan hidup produktif.

Menjelang Hari Kesehatan Dunia yang jatuh pada 7 April, WHO merilis tema kampanye pada tahun ini yaitu “Depression : Lets Talk!” atau “Depresi : Cerita Yuk!”. Tema tersebut bertujuan untuk membantu seseorang yang mengalami depresi dimanapun mereka berada dengan cara membicarakan masalah mereka atau mengajak mereka berkomunikasi.

Di banyak negara, dukungan yang tersedia untuk orang-orang dengan gangguan kesehatan mental sangatlah sedikit atau bahkan tidak ada. Bahkan di negara-negara berpenghasilan tinggi, hampir 50% orang dengan depresi tidak mendapatkan pengobatan. Rata-rata hanya 3% dari anggaran kesehatan pemerintah yang diinvestasikan dalam kesehatan mental, hanya 1% di negara-negara yang berpenghasilan rendah dan 5% di negara-negara yang berpenghasilan tinggi.

Dr Margaret Chan, General Direktur WHO mengungkapkan bahwa gambaran mengenai permasalahan depresi ini membuat kita harus berpikir ulang untuk melakukan pendekatan terhadap seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental dan memperlakukannya dengan layak.

 

Sumber : www.who.int

Olahraga, Cara Efektif Mengatasi Depresi

Pakar kesehatan menyebutkan jika kehidupan modern sangat rentan membuat masyarakat mengalami depresi. Beruntung, kita bisa mengatasi depresi ini dengan cara yang mudah dan bisa kita terapkan sehari-hari, yakni dengan rutin berolahraga. Dalam jurnal National Center for Biotechnology Information(NCBI), diketahui setidaknya ada tiga buah studi yang menunjukkan fakta bahwa berolahraga memang sangat baik untuk menangkal depresi.

Studi yang dilakukan pada sekitar 1,4 juta pria dan wanita di berbagai tempat ini menunjukkan adanya kaitan erat antara latihan fisik dengan pemulihan depresi secara efektif. Pada studi pertama, pakar kesehatan memfokuskan penelitian dalam mengukur kebugaran aerobik pada para peserta olahraga dan mengetahui apakah hal ini bisa berpengaruh pada pencegahan depresi. Hasilnya adalah, mereka yang memiliki tingkat kebugaran rendah akan memiliki resiko 75 persen lebih besar terkena depresi jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki tingkat kebugaran yang lebih baik.

Studi berikutnya menunjukkan fakta bahwa andai kita melakukan olahraga dengan intensitas yang cukup tinggi secara rutin, maka kita akan semakin baik dalam mengatasi depresi. Sementara itu, studi terakhir menghasilkan fakta jika orang-orang yang mengalami depresi kemudian melakukan olahraga, mereka akan mengalami perbaikan dalam tubuhnya secara signifikan, khususnya dalam hal mengatasi peradangan pada darah, serta perbaikan produksi hormon kesehatan dan juga biokimia pada otak yang membuat mereka lebih baik dalam mengatasi depresi.

Pakar kesehatan Professor Brendon Stubbs, yang berasal dari King’s College berkata, para pakar kesehatan masih mencari tahu jenis latihan apa yang sekiranya paling efektif dan paling tepat dalam mengatasi depresi. Namun, untuk sekarang, kita setidaknya mengetahui jika olahraga menjadi cara yang cukup baik bagi mereka yang mengalami masalah depresi. Jadi, andai kita sedang mengalami banyak pikiran atau masalah yang memicu turunnya mood kita, segeralah berolahraga. Maka,  perasaan kitapun akan lebih baik.

Nah Sahabat sehat, memasuki weekend kali ini, jangan lupa untuk merencanakan kegiatan berolahraga ya.
Sumber : doktersehat.com