Pos

BERMAIN PERAN SEBAGAI DOKTER, SISWA SD JUARA SEMANGAT IKUTI PEMBINAAN

Bandung. Rumah Zakat bersama Cita Sehat kembali menggelar kegiatan pembinaan UKS atau Usaha Kesehatan Sekolah. Kali ini, kegiatan dilakukan di SD Juara Bandung, Jl. Terusan Panyileukan No.13, Cipadung Kidul pada 10 November lalu.

“Kegiatan ini digelar secara rutin sebagai upaya mewujudkan skeolah binaan Rumah Zakat dan Cita Sehat salah satunya SD Juara ini memiliki siswa-siswi yang sehat serta siap menjadi pelopor kesehatan siswa di lingkungan sekolah, rumah dan sekitarnya.”, tutur Fadhli, Public Health Cita Sehat Bandung.

Materi pada pembinaan kali ini membahas tentang pentingnya imunisasi anak yang disampaikan oleh Bidan Erlin. Agar penyampaian lebih menarik, Bidan Erlin mengajak para siswa SD Juara untuk bermain peran  sebagai dokter yang melakukan peragaan imunisasi dengan pasien sebuah boneka.

“Luar biasa, semangat mereka mempelajarimateri ini sangat tinggi. Apalagi saat saya ajak untuk bermain peran. Sehingga waktu bergulir terasa cepat karena kami sangat menikmati keberlangsungan kegiatan pembinaan ini. Sukses untuk anak-anak SD Juara Bandung.”, tutur Bidan Erlin.

Newsroom : Nurul Rahayu

PENUHI HAK ANAK, TK AISIYAH 32 JAGAKARSA LAKSANAKAN IMUNISASI CAMPAK DAN RUBELLA

Jakarta (12/9). Mendukung program pemerintah dalam memberantas kegawatdaruratan penyakit Campak dan Rubella, TK Aisiyah 32 yang berlokasi di Jagakarsa Jakarta Selatan melaksanakan Imunisasi MR bekerjasama dengan puskesmas setempat yang dibantu oleh Cita Sehat bersama Rumah Zakat. 

Imunisasi campak dan rubella di TK Aisiyah cakupannya melampaui 90%. Tak hanya klaim, hal ini dibuktikan oleh keseriusan pihak sekolah dalam mendata denga teliti setiap anak yang sudah atau belum bahkan tidak diimunisasi.

Dari sekitar 100 siswa, terdapat 3 orangtua yang memberikan penolakan untuk anaknya diberikan imunisasi MR, hal ini karena berbagai persepsi dan informasi yang masih banyak dikhawatirkan oleh orangtua. 

“Kehadiran Rumah Zakat sangat membantu proses pelaksaan imunisasi ini , kami sangat berterimakasih,” ujar Sunarsih, Kepala Sekolah Tk Aisiyah 32 saat ditemui usai pelaksanaan imunisasi.

Newsroom : Ismi, CSF Jaksel

RUMAH ZAKAT DAN CITA SEHAT DUKUNG PELAKSANAAN IMUNISASI VAKSIN MR

Jakarta, (13/09) Cita Sehat Foundation dan Rumah Zakat bersama Kader Posyandu Wijaya Kusuma Desa Binaan Cipinang Muara kembali melaksanakan Posyandu di RW 08, Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Sejak pukul 08.00 pai, para ibu dan anak-anaknya sudah datang ke Posyandu. Sedangkan para kader sendiri sudah siap menyediakan kursi di depan halaman posyandu untuk para ibu menunggu.

Pelaksanaan Posyandu kali ini sedikit berbeda, karena selain penimbangan tinggi badan, penimbangan berat badan, pemberian makan tambahan, anak- anak juga diberi vaksin MR atau Rubella oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Cipinang Muara.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar, ada 200 anak yang hadir untuk penimbangan dan pemberian Vaksin MR. Walaupun ada beberapa anak yang menangis karena takut di sunitk. Semoga dengan penimbangan dan pemberian Vaksin MR anak-anak kita semakin sehat kedepannya,” ujar Ridwan Sahidin, Public Helath Cita Sehat Jakarta Timur.

Newsroom : Nurul Rahayu

LAKSANAKAN IMUNISASI MR DI SD JUARA JAKARTA SELATAN, CAPAIANNYA MELAMPAUI 80 PERSEN

Jakarta, (22/08). Hari ini, dilaksanakan pemberian imunisasi MR (Measles Rubella) di SD Juara Jakarta Selatan.   Meskipun belum 100 persen, namun capaian imunisasi sudah melebihi target.

“Data anak yang mendapatkan imunisasi MR ada diatas 100 orang lebih, angka ini mencapai 80 persen” kata Ismi, Public Health Jakarta Selatan.

Hal ini disampaikan usai membantu  kegiatan pemberian imunisasi MR dengan pukesmas setempat.  SD Juara Jakarta Selatan bersama Cita Sehat sebagai mitra pelaksana Rumah Zakat dalam b idang kesehatan memberikan imunisasi MR kepada seluruh siswa dari kelas satu hingga kelas enam. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyakit campak dan rubella pada anak usia sembilan bulan sampai dengan usia lima belas tahun.

“Mengenai keraguan orangtua tentang hukum imunisasi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebetulnya telah mengeluarkan fatwa tentang imunisasi pada tahun lalu. Fatwa itu menyatakan imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakir tertentu,” tambah Ismi.

Tak hanya menerbitkan Fatwa, MUI juga memberi pernyataan dalam surat rekomendasi yang dikeluarkannya pada 31 Juli 2017. Dalam surat tersebut, MUI menyatakan bahwa MUI mendukung program Kemenkes RI tentang kampanye dan pengenalan Imunisasi Measles dan Rubella (MR) tahun 2017 dan 2018.
 

Newsroom :  Istiqomah, CSF Jakarta Selatan

KENALI PENYAKIT CAMPAK DAN RUBELLA

Campak dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan bahkan kematian.

Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan.

Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kongenital di antaranya meliputi kelainan pada jantung dan mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan. Tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella, namun penyakit ini dapat dicegah.

Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk kedua penyakit ini. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus.

Sumber : Departemen Kesehatan Republik Indonesia, (2017 : 1)

PARENTING CLASS BERTAJUK VAKSINASI LINDUNGI GENERASI

Jakarta. Selasa Siang (8/8), orang tua murid dan guru-guru SD Juara Jakarta Selatan mendapat suguhan istimewa hasil sinergi Indonesia Juara Foundation (IJF) dan Cita Sehat Foundation (CSF). Bertempat di Aula SD Juara Jakarta Selatan,  diadakan Parenting Class yang diisi oleh Dokter Fahwan.

Dihadiri oleh hampir seluruh orang tua murid, Tema Parenting Class kali ini adalah Vaksinasi Lindungi Generasi. Dengan tema yang sedang hangat diperbincangkan ini, Dokter Fahwan mengupas materi Imunisasi dengan bahasa yang sederhana namun tetap menarik untuk disimak.

Materi yang disampaikan mulai dari penyakit-penyakit yang bisa dilindungi dengan vaksinasi, pentingnya vaksinasi, pengenalan imunologi, herd imunity, hoaks dibalik gerakan antivaksin, sejarah vaksin, keberhasilan program vaksin dunia, hingga mitos dan fakta seputar vaksin.

“Diharapkan materi yang diberikan bisa menambah pengetahuan dan memotivasi bapak bapak dan ibu ibu untuk memilih sumber rujukan terpercaya dalam masalah kesehatan alih-alih memilih sumber informasi yang tidak akurat dan penuh hoaks. Materi yang diberikan juga diharapkan bisa mengubah dan meluruskan informasi yang simpang siur di masyarakat mengenai vaksinasi,” demikian pesan Dokter Fahwan kepada para orangtua di akhir pemberian materi.

Semua materi disimak dengan penuh antusias oleh para orang tua siswa SD Juara yang hadir. Hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan kepada Dokter Fahwan.

“Alhamdulillah, dulu saya tertipu dan menjadi antivaksin, setelah mendengar informasi Dokter Fahwan yang sangat jelas, saya jadi sadar manfaat dan pentingnya vaksinasi sebagai pelindung anak-anak dan komunitas saya. Insya Alloh anak saya akan saya vaksinasi,” kata salah seorang ibu setelah mengikuti materi yang diberikan.

Newsroom : Nurul

 

SOSIALISASI CAMPAK DAN RUBELLA BERSAMA PARA DOKCIL DI SD JUARA BANDUNG

Bandung, (4/8). Imunisasi Campak dan Rubella merupakan gerakan yang gencar disosialisasikan saat ini oleh pihak pemerintah terutama Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Imunisasi campak dan rubella ini hadir dalam rangka pencegahan penyakit campak dan rubella pada anak-anak.

Mendukung program pemerintah tersebut, Rumah Zakat bersama Cita Sehat menggelar sosialisasi campak dan rubella kepada para dokter kecil (dokcil) yang ada di SD Juara Bandung di Jl. Terusan Panyileukan No.13, Cipadung Kidul, Panyileukan, Kota Bandung.

Materi campak dan rubella disampaikan oleh Public Health Cita Sehat Bandung, Muhammad Fadhli. Sebanyak 20 orang dokter kecil mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terlihat sangat antusias, terbukti dengan pertanyaan-pertanyaan yang mereka lontarkan seputar materi.

“Sambutan anak-anak sangat luar biasa. Mereka sangat antusias mendengar pemaparan tentang penyakit campak dan rubella. Usai kegiatan ini, mereka juga berkeinginan untuk menyampaikan materi tadi kepada teman-teman yang lain sehingga semakin banyak siswa yang tahu tentang campak dan rubella,” tutur Fadhli.

Fadhli menutup kegiatan sosialisasi tersebut dengan mengajak para dokter kecil untuk berfoto bersama.

Newsroom : Nurul Rahayu

PEKAN IMUNISASI DUNIA – KENALI 5 IMUNISASI DASAR LENGKAP BAGI SANG BUAH HATI

Sahabat sehat, bagi Anda yang sudah memiliki buah hati, pengetahuan mengenai imunisasi sangatlah penting. Imuniasi adalah sebuah perlindungan guna mencegah buah hati terhadap beberapa jenis penyakit yang berbahaya. Imunisasi akan memerangsang kekebalan tubuh bayi sehingga dapat melindunginya dari beberapa jenis penyakit yang berbahaya. Adapun jenis-jenis imunisasi diantaranya :

  1. Hepatitis B. Imunisasi ini diberikan saat bayi berusia 0 bulan sebanyak 1 kali dengan manfaat dapat mencegah penularan penyakit hepatitis B dan kerusakan hati.
  2. Imunisasi BCG dilakukan dalam mencegah penularan penyakit Tuberkulosis (TBC) yang berat. Imunisasi ini diberikan sebanyak 1 kali saat bayi berusia 1 bulan.
  3. Imunisasi polio diberikan sebanyak 4 kali saat bayi berusia 1 hingga 4 bulan. Pemberian imunisasi ini guna mencegah penularan polio yang dapat menyebabkan lumpuh layuh pada tungkai dan atau lengan.
  4. DPT. Dapat mencegah penularan difteri yang menyebabkan penyumbatan jalan nafas, batuk rejan (100 hari), tetanus, meningitis dan pneumonia.
  5. Campak. Imunisasi ini dapat mencegah penularan campak yang dapat mengakibatkan komplikasi radang paru, radang otak dan kebutaan. Diberikan 1 kali saat bayi berusia 9 bulan.
  6. Hib. Imunisasi ini dapat mencegah pneumonia (radang paru-paru) dan meningitis (radang otak) yang dapat menimbulkan kecacatan dan kematian pada anak.

Sahabat sehat, apakah buah hati Anda sudah mendapatkan 5 imunisasi dasar lengkap ?

Aktivasi 2 Posyandu di ICD Tlogomulyo kota Semarang

ICD Tlogomulyo adalah salah satu daerah binaan atau Integrated Community Depelopment (ICD) CSF dan RZ di Kota Semarang. Di daerah tersebut terdapat 2 posyandu, yaitu Posyandu Melati 1 dan Posyandu Melati 2. Posyandu Melati 1 bertempat di RT 11 dan Posyandu Melati 2 bertempat di RT 9 RW 3 Kel. Tlogomulyo Kec. Pedurungan Kota Semarang.

Masing-masing Posyandu memiliki jadwal yang berbeda pula. Posyandu Melati 1 dilaksanakan setiap tanggal 6 di tiap bulannya, dan Posyandu Melati 2 dilaksanakan tanggal 10 setiap bulannya.

Setiap Posyandu dikelola oleh 5 sampai 7 orang kader. Biasanya di setiap aksi Posyandu dihadirkan pula seorang bidan dari Klinik Pratama RBG RZ terdekat untuk melakukan penyuluhan kesehatan. Selain memfasilitasi Posyandu, Cita Sehat juga rutin melaksanakan pembinaan untuk para kadernya. Materi pembinaan diantaranya pengetahuan mengenai kesehatan ibu dan bayi juga mengenai pelaksanaan Posyandu.

Kegiatan posyandu mencakup 5 pokok kegiatan, yaitu pendaftaran balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dilanjutkan penimbangan balita dan pencatatan hasil penimbangan. Setelah itu dilanjut dengan penyuluhan dan pelayanan gizi bagi ibu balita, ibu hamil dan ibu menyusui yang biasanya diisi oleh bidan penyuluh dari Klinik Pratama RBG RZ Semarang. Kegiatan Posyandu diakhiri dengan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) untuk setiap peserta. Selain pemeriksaan kesehatan balita, ada juga kegiatan lain seperti pelayanan kesehatan, KB, imunisasi dan pojok oralit.

“Para orangtua balita didaerah Tlogomulyo sangat mendukung terlaksananya program ini. Mereka selalu mengikutsertakan anak-anak mereka untuk mengikuti Posyandu. Harapan saya, dengan aktifnya dua Posyandu ini, dapat membuat kondisi kesehatan para balita didaerah Tlogomulyo semakin sehat.”, harap Edy Mustawan, Public Health Cita Sehat Semarang.

Newsroom : Edy, CSF Semarang