Pos

CATATAN BAHAGIA DARI KLINIK PRATAMA RBG RZ SURABAYA

 “… Dan kami tetapkan dalam rahim menurut Kami sampai waktu  yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi….”(TQS Al Hajj : 5)

Ada yang istimewa hari ini di Klinik Pratama RBG RZ Surabaya yang bertempat di Jl. Sidosermo II kav 321. Keistimewaan itu karena ada 3 bayi mungil yang atas izin Allah terlahir di Klinik Pratama RBG RZ Surabaya.

Alhamdulillah 3 orang tua yang berbahagia atas karunia Allah tersebut adalah :

Pasangan Tn.Ahmad & Ny. Dwi Rochmawati yang berbahagia atas kelahiran putri mereka pada hari ini jam 03.50 dengan berat lahir 2800 gram dan panjang 47cm,

Pasangan kedua adalah Tn.didik & ny. Jarwati yang diberi seorang putri juga yang lahir pada jam 04.00 dengan berat lahir 2900gram dan panjang 48cm

Dan pasangan ketiga yang juga turut berbahagia atas kelahiran putra tercinta yaitu Tn. Saiful Anam & Ny. Kurnia , bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 4000gram dan panjang 50cm terlahir pada hari ini jm 07.10 wib.

Alhamdulillah kami dari Klinik Pratama RBG RZ Surabaya mengucapkan terimakasih telah membuat kami lebih bermanfaat dengan bisa membantu proses persalinan ibu sekalian, kami segenap tim juga mendoakan:

بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ. وَيَرُدُّ عَلَيْهِ الْمُهَنَّأُ فَيَقُوْلُ: بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَزَاكَ اللهُ خَيْرًا، وَرَزَقَكَ اللهُ مِثْلَهُ، وَأَجْزَلَ ثَوَابَكَ

“Semoga Allah memberkahimu dalam anak yang diberikan kepadamu. Kamu pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dan dia dapat mencapai dewasa, serta kamu dikaruniai kebaikannya.”

Klinik Pratama RBG Surabaya

Rabu 13 september 2017

 

Newsroom : Chusnia, Manager Klinik Pratama RBG RZ Surabaya

 

KLINIK PRATAMA RBG RUMAH ZAKAT MEDAN BERI EDUKASI TANDA BAHAYA KEHAMILAN

Medan, (29/8). Klinik Pratama RBG (Rumah Bersalin Gratis) Rumah Zakat cabang Medan yang dikelola oleh Cita Sehat kembali menggelar kegiatan Kelas Ibu Hamil. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi.

Kelas Ibu Hamil digelar setiap Hari Selasa, sesuai dengan jadwal pelaksanaan pemeriksaan USG. Secara bergantian, bidan yang bertuga di Klinik menyampaikan edukasi seputar kehamilan kepada ibu hamil bersama keluarga mereka.

“Kali ini saya menjelaskan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan. Ada di halaman 8 buku KIA atau Kesehatan Ibu dan Anak. Peserta yang hadir ada 5 orang ibu hamil dan 2 orang diantaranya yang membawa serta suami mereka,” tutur Bidan Nurmayani, pemateri pada Kelas Ibu Hamil.

Setelah pemberian edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan dilontarkan oleh para ibu hamil kepada Bidan Nurmayani. Setelah itu, Bidan Nurmayani membagikan kembali Buku KIA kepada para ibu hamil.

“Banyak sekali tadi yang bertanya. Pertanyaannya seputar bahaya kehamilan seperti bagaimana gerak bayi yang normal, posisi tidur saat hamil itu seperti apa baiknya, mengenai air ketuban dan masih banyak lagi. Walaupun durasi hanya 30 menit namun kegiatan berlangsung efektif,” pungkas Bidan Nurmayani.

Newsroom : Nurul Rahayu

KLINIK PRATAMA RBG RUMAH ZAKAT MEDAN GANDENG AIMI GELAR KELAS EDUKASI ASI

Medan, (11/8). Masih dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia, Klinik Pratama RBG (Rumah Bersalin Gratis) Rumah Zakat cabang Medan bersama Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia menggelar kegiatan Kelas Edukasi ASI.

Bertempat di gedung Klinik, Jl. Setia Budi No. 46, Tanjung Sari, kegiatan tersebut dimulai pada pukul 08.00 pagi. Kelas ASI kali ini digelar bersamaan dengan kegiatan Posyandu. Posyandu sendiri merupakan agenda rutin Klinik yang digelar pada tanggal 11 setiap bulannya.

“Kegiatan Kelas ASI spesial memperingati Pekan ASI ini sengaja kami gelar bersamaan dengan Posyandu agar peserta Posyandu juga bisa mendapatkan materi Kelas ASI,” tutur GA Klinik RBG, Yulia Sari.

Acara dibuka oleh Public Health Cita Sehat, Dina sebagai mitra Rumah Zakat dalam pengelolaan Klinik. Setelah itu, kegiatan dilanjut dengan pendaftaran balita, pengukuran berat badan serta tinggi badan balita dan pemberian Vitamin A.

Usai pelaksanaan Posyandu, kegiatan dilanjut dengan Kelas Edukasi ASI yang dipandu oleh perwakilan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), Husnita dan Eka Maya Sari. Tema edukasi kali ini yaitu “Kunci Sukses Menyusui”. Kedua narasumber menjelaskan tentang kiat-kiat untuk dapat menyusui buah hati mereka hingga minimal usia 2 tahun.

Newsroom : Nurul Rahayu

KLINIK RBG RUMAH ZAKAT MEDAN FASILITASI PARA IBU HAMIL PELAJARI PENTINGNYA ASI

Medan. Klinik RBG (Rumah Bersalin Gratis) Rumah Zakat Medan menggulirkan berbagai program Kelas Edukasi, salah satunya Kelas Edukasi ASI. Kelas tersebut merupakan sarana belajar dan diskusi seputar kesehatan ibu dan bayi.

Kelas Edukasi ASI kembali digelar pada Jumat, 4 Agustus lalu. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Adek Dedek Husnita sebagai konselor bersama salah satu bidan di Klinik RBG yaitu Bidan Anggraini Dewi. Selama 2 jam, konselor dan bidan mengulas berbagai materi mengenai pemberian ASI.

Rata-rata, peserta Kelas Edukasi merupakan para ibu yang sedang mengalami masa kehamilannya yang pertama dan kedua.  Mereka sangat antusias berdiskusi bersama konselor dan bidan mengenai pemberian ASI pasca melahirkan.

“Saya bersama konselor juga meyakinkan para bunda atau ibu hamil yang mengikuti kegiatan tadi bahwa mereka dapat menyusui bayi mereka hingga minimal 2 tahun. Mengingat manfaat dari ASI yang sangat luar biasa bagus bagi kesehatan bayi,” tutur Bidan Anggraini Dewi.

Klinik Rbg RZ Medan
Jl. Setia Budi No. 46 Tj. Sari, Medan
Telp 061 821 4957
Hp 0852 9722 5670

ARTI SEUTAS DOA DALAM PROSES PERSALINAN

Satu lagi kisah proses persalinan yang Saya dapat hari ini. Ya, bekerja sebagai Kepala Klinik di RBG (Rumah Bersalin Gratis) Rumah Zakat Yogyakarta membuat Saya sering menyaksikan bagaimana perjuangan seorang ibu melahirkan buah hati mereka.

Salah satunya adalah Ibu Farihatul Wafiroh yang melakukan persalinan pada Selasa, 25 Juli 2017. Darinya, Saya belajar ketabahan dan kepercayaan akan seutas doa. Ia datang ke Klinik pada pukul 08.30 pagi dengan keluhan sudah merasakan kontraksi. Setelah di cek oleh Laila, bidan yang bertugas kala itu, ternyata belum terjadi pembukaan.

Menginjak pukul 1 siang, Bidan Laila mengecek kembali dan ternyata sudah terjadi pembukaan 1. Tapi hal itu tak membuat ia lupa akan kewajibannya sebagai muslim yaitu melaksanakan shalat dzuhur. Ia bersama suaminya kemudian melaksanakan sholat di mushola Klinik yang berada di lantai 2. Usai sholat, ia meminum sari kurma serta memakan buah kurma agar kontraksi berjalan dengan baik.

Waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 WIB. Meski pembukaan tak kunjung berlanjut, ia tetap terlihat tenang dan bersemangat untuk menjalani persalinan normal. Semangatnya bahkan menjalar kepada bidan Laila Rizqi dan perawat Lisiya Beti yang bertugas malam itu.

Sang ibu tetap terlihat tenang. Katanya, persalinan normal di Klinik RBG merupakan impiannya. Tiga puluh menit berlalu  namun pembukaan tak kunjung berlanjut. Bidan Laila terus berusaha menenangkan Ibu Farihatul dan sama-sama mengajaknya untuk perbanyak doa

“Sudah pukul setengah Sembilan tapi pembukaan berlum berlanjut. Saya khawatir ibu harus dirujuk karena mengingat usia kehamilan yang sudah memasuki usia 40 minggu 5 hari,” tutur Bidan Laila berdiskusi dengan suami dari Ibu Farihatul.

Mendengar kabar tersebut, sang suami bergegas menuju mushola. Rupanya ia hendak melaksanakan sholat. Tak lama setelah itu, lahirlah seorang putri dari Ibu Farihatul dan suaminya, Bapak Jawari. Bayinya cantik dan sehat dengan BB 2650 gram dan Panjang badan 46 cm. Kudengar ucapan syukur dari kedua orangtua itu, Alhamdulillah.

Dengan pelayanan one day care yang kami terapkan di Klinik RBG Rumah Zakat Yogyakarta, sang ibu beserta bayinya sudah boleh pada keesokan harinya sekitar pukul 10 pagi.

“Terimakasih sudah membantu proses persalinan saya dengan lancar. Saya senang dan bersyukur sekali. Para dokter, perawat dan bidannya ramah juga sopan,” ujar Ibu Farihatul sebelum pulang.

Sebelum pulang, saya bersama bidan dan perawat berfoto bersama keluarga kecil itu. Kami mendoakan, semoga putrinya menjadi anak sholehah, serta berbakti kepada kedua orangtua.

 

Newsroom : Ratna, Klinik RBG Rumah Zakat Yogyakarta

POSYANDU IBU HAMIL DIGELAR DI KOTA MEDAN

Medan, (24/7). Rumah Zakat bekerja sama dengan BMM (Baitul Maal Muttaqin)  Telkomsel Sumatera dan Puskesmas Medan menggelar kegiatan Posyandu Ibu Hamil di Lingkungan 1 Jermal 15 Kel, Denai, Kec. Medan Denai. Cita Sehat diwakili oleh Klinik RBG Rumah Zakat Medan sebagai mitra Rumah Zakat dalam bidang kesehatan mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan fasilitas pemeriksaan kehamilan, USG, serta penyuluhan kesehatan seputar merawat kesehatan.

Pawa ibu hamil yang berada di lokasi sangat antusias menyambut kedatangan tim Posyandu. Selama kegiatan berlangsung, mereka juga aktif bertanya seputar kesehatan kehamilan kepada bidan yang bertugas, Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB diawali dengan penyuluhan oleh Bidan Nuri dengan materi merawat kehamilan, dilanjutkan dengan pemeriksaan kehamilan/USG hingga pukul 13.00 WIB, lalu suntik tetanus oleh petugas Puskesmas.

“Alhamdulillah saya senang sekali bisa ikut posyandu ibu hamil hari ini, selain pemeriksaan USG gratis, saya juga dapat ilmu tentang artikel merawat kehamilan dan dapat vitamin lagi. Ditambah lagi ini kehamilan pertama saya. Terima kasih bmmts dan rumah zakat”, ujar Melinda (26), warga setempat.

Newsroom : dr.Fitria

Alhamdulillah, kata itu terlontar dari bibir Ibu Denok ketika persalinan selesai

Pekanbaru, (8/10/16). Langit Pekanbaru mulai berwarna jingga, tanda matahari akan segera kembali ke peraduannya. Pasien yang datang ke Klinik RBG pun sudah mulai berkurang. Tak sebanyak pagi tadi.

Tepat pukul 22.30 WIB Ibu Denok Widyastuti datang ke klinik dipapah oleh suaminya, Pak Bejo. Ternyata, Ibu Denok yang tengah hamil tua itu sudah mengalami pembukaan 1 dan akan segera melahirkan. Dokter dan bidanpun segera mempersiapkan ruangan dan peralatan untuk persalinan. Alhamdulillah, persalinan berlangsung lancar selama 4 jam.

Tidak seperti kebanyakan wanita melahirkan yang ditemani oleh suaminya hingga pulang kembali kerumah, Ibu Denok ditemani suaminya hanya sebentar saja. Bukan karena tak sayang kepada anak dan istrinya, tetapi sang suami harus kembali bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Ibu Denok Widyastuti merupakan salah satu member klinik RBG RZ Pekanbaru yang sangat aktif. Ia selalu menghadiri kegiatan pembinaan member yang diadakan setiap pekan. Bahkan saat usia kehamilannya sudah mendekati persalinanpun ia masih semangat mengikuti pembinaan. Padahal, setiap kali hendak menghadiri kegiatan pembinaan di Klinik, wanita berusia 36 tahun itu harus menempuh jarak belasan kilometer.

“Saya terlanjur cinta pada menuntut ilmu.”, ujarnya ketika ditanya alasan apa yang membuat ia terus bersemangat mengikuti pembinaan.

Alhamdulillah, kata itu terlontar dari bibir Ibu Denok ketika persalinan selesai. Tetes keringatnya berganti tangis kebahagiaan. Raut wajah menahan sakit berganti dengan senyuman. Perjuangan Ibu Denok mengingatkan saya pada dialog  seorang santri dengan gurunya

“Tahukah kalian siapa pemegang kunci surga itu nak? Ibumu nak. Ibu yang seperti apa? Ibu yang mendidik anaknya mendekatkan diri kepada Allah. Seorang Ibu bisa berkorban untuk 10 anaknya dan sepuluh anak belum tentu bisa berkorban dan membahagiakan Ibu nya. Seorang ayah bisa berjuang untuk 10 anak nya dan belum tentu sepuluh anak bisa berjuang dan berkorban untuk kebahagian ayah nya. Ingat pesan Ku nak. Apapun pekerjaan yang kau lakukan maka tidak akan berkah jika tidak diridhoi orang tuamu”.

Sebuah dialog yang sangat menyentuh hati, begitu besar perjuanagn seorang ibu saat melahirkan kita kedunia ini, ia rela mempertaruhkan nyawa demi kelahiran buah hatinya dan perjuangan sang ayah yang juga sangat luar biasa dalam mencari nafkah, tidak kenal hujan dan panas demi menghidupi keluarga tercinta.

Kami dari keluarga besar klinik Pratama RBG RZ Cab. Pekanbaru mendoakan semoga Allah menjadikan anak Ibu Denok Widyastuti anak  yang sholeh dan berbakti kepada orangtuanya.

Newsroom : Fitri, CSF Pekanbaru