Pos

KLINIK PRATAMA RBG RZ YOGYAKARTA GAUNGKAN GERMAS DI MOMENTUM HKN 2017

Yogyakarta. Memanfaatkan momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN), Jumat 10 November Klinik Pratama RBG Rumah Zakat cabang Yogyakarta menggelar pembinaan member klinik dengan tema CERDIK Menuju GERMAS.

Tema pembinaan kali ini, mengacu kepada menyebarkan semangat GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan cara CERDIK. Edukasi disampaikan oleh dokter Progi, salah satu dokter yang bertugas di Klinik RBG Yogyakarta yang juga dikelola oleh Cita Sehat sebagai mitra pelaksana  dalam bidang kesehatan.

“Salah satu cara untuk mencapai masyarakat hidup sehat yaitu dengan CERDIK. C nya untuk cek kondisi kesehatan secara berkala, E untuk enyahkan asap rokok, R untuk rajin lakukan aktivitas fisik, D untuk diet sehat dengan kalori seimbang, I untuk istirahat yang cukup dan K untuk kendalikan stress.”, papar dokter Progi.

Pemaparan materi berlangsung dengan lancar. Para peserta yang merupakan member dewasa di Klinik RBG Yogyakarta begitu antusias mendengar penjelasan dokter Progi. Di akhir kegiatan, Alfian selaku Public Health Cita Sehat Yogyakarta mengumumkan pemberian hadiah kepada 25 peserta yang hadir pertama pada kegiatan tersebut. Hadiah yang diberikan berupa pemeriksaan metabolik tubuh secara gratis.

“Alhamdulillah bisa dapat cek metabolik dan mengetahui ilmu tentang kesehatan dari Rumah Zakat dan Cita Sehat. Semoga lembaga ini di beri keberkahan dan semuanya sehat selalu.”, tutur Purwantinah (41), member Klinik asal Dusun Dagan,  Bantul.

Newsroom : Nurul Rahayu

RATUSAN WARGA DESA TANJUNG DEAH ACEH PERINGATI HARI KESEHATAN NASIONAL

Aceh. Minggu pagi 12 November, Rumah Zakat dan Cita Sehat menggelar acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional di Kota Aceh tepatnya di Desa Tanjung Deah. Berbagai kegiatan dan perlombaan rakyat digelar dalam perhelatan tersebut.

Tercatat 400 warga telah memadati salah satu lapangan terbesar di Desa Tanjung Deah mulai pukul 07.00 pagi. Mereka sangat antusias menyambut kegiatan yang bertema “Semangat dan Sehat untuk Keluarga, Masyarakat dan Bangsa” ini.

Berbagai lomba dilakukan. Seperti lomba memasak, lomba sepak bola, lomba menganyam daun kelapa menjadi peralatan rumah tangga, dan beberapa lomba tradisional lainnya.

“Alhamdulillah bisa ikut memeriahkan Hari Kesehatan Nasional. Ada banyak kegiatan yang dilakukan membuat kami semua menjadi tau makna kesehatan.”, tutur Idawati Zikri (38), warga Desa Tanjung Deah, Kecamatan Darussalam.

Newsroom : Nurul Rahayu

HARI KESEHATAN NASIONAL : PULUHAN WARGA TANDA TANGANI KOMITMEN HIDUP SEHAT

Jakarta. Rumah Zakat bersama Cita Sehat Foundation dan Komite Relawan Nusantara turut serta merayakan perhelatan Hari Kesehatan Nasional pada 12 November di CFD (Car Free Day) Bundaran Hotel Indonesia.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 dengan agenda edukasi kesehatan bertema “Sehat Keluargaku, Sehat Indonesiaku” yang disampaikan oleh Tia, relawan medis Rumah Zakat. Selain edukasi, tim Cita Sehat juga membawa serta 3 orang tim medis yang bertugas melakukan pemeriksaan metabolik gratis bagi para pengunjung CFD.

Selain itu, Tim Rumah Zakat juga memberikan jus buah bagi masyarakat yang dapat menjawab pertanyaan seputar kesehatan dari tim medis. Usai melakukan pemeriksaan metabolik tubuh, para warga menandatangani spanduk Hari Kesehatan Nasional sebagai komitmen untuk berusaha senantiasa menerapkan pola hidup sehat. Tercatat lebih dari 80 orang mendatangani komitmen tersebut.

“Acara ini sangat bagus, selain kita dapat informasi Hari Kesehatan Nasional, kita juga bisa memeriksakan langsung kesehatan kita. Terima kasih Cita Sehat Foundation, Rumah Zakat dan Komite Relawan Nasional.”, ujar Salsabila, salah satu pengunjung CFD.

Newsroom : Ridwan, CSF Jakarta

HKN 2017 : CITA SEHAT DAN RUMAH ZAKAT USUNG TEMA KEGIATAN “PELAJAR BEBAS ASAP ROKOK”

Yogyakarta. Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-53, Cita Sehat bersama Rumah Zakat menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan bertajuk “Pelajar Bebas Asap Rokok”. Kegiatan tersebut dijadwalkan akan digelar di 3 sekolah di Yogyakarta dengan waktu yang berbeda.

“Pelaksanaan pertama yaitu di SD 2 Sabdodadi, Keongan pada 10 November lalu. Dan di SD Juara nanti tanggal 17 November serta di SMP N 2 Sewon pada tanggal 27 November mendatang. Selain itu kita juga masih ada rencana untuk menggelarnya di sekolah-sekolah lain.”, tutur Alfian, Public Health Cita Sehat Yogyakarta.

Kegiatan yang digelar perdana di SD 2 Sabdodadi ini diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya sosialisasi bahaya asap rokok kepada seluruh siswa yang berjumlah lebih dari 224 siswa. Kemudian dilanjut dengan pemutaran film pendek bertemakan bahaya rokok serta simulasi kerja paru-paru pada kelas V dan VI.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran para siswa mengenai bahaya rokok dan kami harap bukan mereka saja yang akan menghindari namun mereka juga dapat mengingatkan masyarakat di lingkungan mereka untuk tidak merokok.”, ungkap Alfian.

Usai simulasi paru-paru, sleuruh siswa SD 2 Sabdodadi diajak untuk menandatangani selembar kertas sebagai simbol komitmen untuk tidak merokok dimanapun dan kapanpun.

“Senang sekali bisa ikut merayakan Hari Kesehatan Nasional dengan tema bebas asap rokok. Kegiatannya seru, ada nonton filmnya juga. Terimakasih kakak dari Rumah Zakat dan Cita Sehat, saya akan coba mengingatkan masyarakat di sekitar untuk tidak merokok juga.”, tutur Dea Putri, salah satu siswi SD 2 Sabdodadi.

Newsroom : Nurul Rahayu

LURAH TIMBULHARJO APRESIASI PELAKSANAAN SIAGA POSYANDU

Yogyakarta. Selasa 7 November lalu, kegiatan Siaga Posyandu dan Ramah Lansia yang digelar Rumah Zakat dan Cita Sehat di Dusun Dagan, Kel. Timbulharjo, Kec. Sewon Bantul Yogyakarta mendapat kunjungan dari Drs. Kandar, Lurah Timbulharjo.

Tak hanya berkunjung, ia juga memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan Rumah Zakat bersama Cita Sehat dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta lansia.

“Kami tentunya sangat terbantu dengan adanya kegiatan Posyandu anak dan lansia ini. Memudahkan dalam peningkatan derajat kesehatan dan kami pastinya kan membantu dan mendukung kegiatan ini agar tetap berjalan.”, tutur Drs. Kandar.

Kegiatan Posyandu yang dimulai pada pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh 25 balita bersama orangtua dan 17 orang lansia. Mereka mengaku sangat senang dan antusias dengan kehadiran Lurah Timbulharjo.

Newsroom : Nurul Rahayu

KLINIK RBG RZ BANDUNG SUKSES GELAR KEGIATAN PROLANIS

Bandung, (9/9). Klinik Pratama RBG Rumah Zakat Bandung yang beralamat di Jl. Turangga No.63, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, pagi tadi menggelar kegiatan Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). Kegiatan tersebut dihadiri oleh para peserta BPJS yang rutin berobat di Klinik RBG. .

Kegiatan diawali dengan senam yang dipimpim oleh salah seorang warga. Setelah itu, salah satu dokter yang juga bertugas di Klinik yaitu Dokter Zizi melakukan pemeriksaan tensi serta memberikan konsultasi kesehatan kepada para peserta.

Usai konsultasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi mengenai asupan makanan bergizi bagi penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus. Edukasi tersebut disampaikan oleh Public Health Cita Sehat Bandung, Indah Fauziah, SKM. . “Kegiatan ini kedepannya akan menjadi agenda rutin setiap Sabtu. Selain kegiatan di atas juga kita ada cek lab bagi penderita DM kronis supaya kondisi mereka terkontrol,” tambah Indah.

Kegiatan prolanis perdana ini cukup menarik perhatian para penunjung Klinik. Tak sedikit dari mereka yang tertarik mengikuti kegiatan.

“Ibu senang sekali ada kegiatan ini. Karena jenuh juga di rumah. Biar ada aktifitaas baru juga ada ketemu banyak teman baru. Ditambah bisa konsul sama dokter lagi,” ujar Lastari (70), salah satu peserta kegiatan.

Newsroom : Nurul Rahayu

KARENA MERAWATMU ADALAH BAGIAN DARI MERINGANKAN DUKA MEREKA

Adalah Edi Kurniawan, lelaki kelahiran Way Gelam, 26 Juni 1986 ini merupakan salah satu driver Ambulan Rumah Zakat yang juga dikelola oleh Cita Sehat. Ambulan yang ia kemudikan beroperasi di Kota Bandar Lampung. 14 Agustus lalu merupakan tanggal dimana tepat 3 tahun ia berabung di Rumah Zakat sebagai driver atau petugas Ambulan Gratis.

Selama 3 tahun mengabdi, berbagai kisah suka duka telah ia jalani. Mulai dari pengantaran menuju Kota Yogyakarta yang menghabiskan waktu selama 3 hari hingga mendapat musibah perampokan ketika perjalanan pulang dari pengantaran.

“Tepatnya saya lupa kapan, cuman pada saat itu saya ingat pukul 3 dini hari. Saya baru keluar dari SPBU pertama setelah keluar dari Pelabuhan Merak. Posisi saya sedang menelpon teman di luar mobil lalu tiba-tiba ada orang yang menodong saya dengan pisau. Tepat sekali di leher saya. Dia minta uang. Akhirnya saya keluarkan lah uang yang ada di dompet saat itu 600 ribu,” kenangnya.

Dengan penuh semangat, ia menceritakan kisahnya selama menjalankan amanah menjadi petugas Ambulan. Bagaimana harus sabarnya dalam menangani pasien, bagaimana harus cekatan menangani pasien, juga bagaimana sikap ketika mengantarkan jenzah.

Selain itu, ia juga menuturkan bahwa kegiatan yang paling ia sukai adalah membersihkan mobil Ambulan yang ia berinama Arina (Ambulan Ringankan Duka). Biasanya, pembersihan luar yang tidak telalu kotor ia lakukan sendiri.

“Kalau ngga terlalu kotor sih saya bersihkan sendiri saja. Tapi kalau sehabis pengantaran kena jalanan yang berlumpur atau terkena hujan, biasanya baru saya bawa ke tempat pencucian mobil. Bagian itu juga menjadi favorit saya karena merawat mobil merupakan bagian dari meringankan duka masyarakat yang menggunakan Ambulan nantinya,” demikian ujarnya.

Ketika ditanya apa yang menjadi semangat Edi dalam menjalankan amanah ini, seketika ia diam dengan mata yang berkaca-kaca.

“Kalau ditanya itu saya suka sedih sendiri. Betul ini saya tidak mengada-ada. Yang jadi semangat saya ya itu, Saya kepingin setiap langkah saya itu untuk kebaikan. Baik itu untuk keluarga, saudara orang-orang yang ada di sekitar saya dan juga seluruh umat,” tutur Edi.

Pernyataan Edi tadi tentu menjadi sebuah pelajaran berharga. Bagaimana kita sebagai manusia seharusnya saling membantu dan bermanfaat bagi satu sama lain. Di akhir wawancara, Edi memohon doa bagi yang semua pembaca, agar dia tetap di beri kesehatan dan keistiqomahan dalam mebantu sesama lewat amanah yang ia jalani.

AMBULAN GRATIS RUMAH ZAKAT BANTU KORBAN KECELAKAN LALU LINTAS

Jakarta, (3/8). Ambulan Gratis yang dikelola oleh Cita Sehat Foundation (CSF) persembahan Rumah Zakat bersama mitra Lotte Mart berhasil mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas di bilangan Joglo, Jakarta Barat. Saat itu, driver Ambulan, Nur Alamsyah menerima telepon dari salah seorang warga yang menjadi saksi mata kecelakaan.

“Ya saya ditelpon sama saksi mata ke nomor telepon pribadi saya. Mungkin dia tau dari socmednya CSF kali ya atau dari kartu nama yang suka saya bagikan ke penerima manfaat Ambulan yang telah dibantu,” ungkap Nur Alamsyah.

Menurut keterangan Nur Alamsyah, korban yang adalah seorang ibu mengendarai motor membonceng anaknya hendak menjemput suaminya. Lalu, ditabrak oleh dua orang pemuda yang langsung kabur.

“Satu orang kabur dan satunya lagi ditangkap warga. Anaknya hanya lecet-lecet saja tapi suaminya yang lumayan cukup parah,” tambah Nur Alamsyah.

Melihat kondisi korban yang terluka cukup parah terutama dibagian tulang, Nur Alamsyah dibantu warga setempat  membawa korban menuju Klinik patah tulang yang berada di bilangan Pondok Kelapa, Jakarta.

Newsroom : Nurul Rahayu

 

 

PERAYAAN MERTI DUSUN PEDUKUHAN 2017, CITA SEHAT DAN RUMAH ZAKAT LAKUKAN INI

Yogyakarta, (27/8). Ambulan gratis Rumah Zakat bersama mitra LotteMart iiringi pawai dalam acara Merti Dusun Pedukuhan Dagan 2017.

Merti Dusun merupakan sebuah perayaan ungkapam rasa syukur yang dilakukan oleh warga di suatu desa atau dusun.

“Jadi, tadi tim medis dan ambulan ikut kawal karnaval warga mengelilingi Dusun Pedukuhan. Alhamdulillah kegiatan lancar dan tidak ada masalah penanganan medis, ” tutur Alfian, Public Health Cita Sehat Yogyakarta.

Selain mensupport kegiatan dengan Ambulan Gratis, Rumah Zakat dan Cita Sehat menyediakan fasilitas cek kesehatan bagi warga Dusun Pedukuhan. Sebanyak 200 orang warga yang turut memeriahkan perayaan ini melakukan pemeriksaan kesehatan mereka.

“Terimakasih sekali mas dan mbak dari Rumah Zakat yang sudah memeriksa saya. Saya jadi tau kondisi tekanan darah gula darah dan asamurat saya. Saya akan menjaga kesehatan saya,”ujar Raminem (60), warga Dusun Pedukuhan.

Newsroom : Nurul Rahayu

LANSIA DI PETOGOGAN PADATI LOKASI POSYANDU

Jakarta, (10/8). Cita Sehat bersama Rumah Zakat beserta kader juga petugas Puskemas Petogogann Jakarta Selatan kembali melaksanakan kegiatan Posyandu Lansia di RW 03 setelah sebelumnya terdapat kegiatan yang sama di RW 01 dan RW 02 Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Lokasi Posyandu sudah mulai dipadati oleh para lansia sejak pukul 08.00 pagi. Wilayah RW 03 memang merupakan wilayah dengan jumlah lansia yang lebih banyak diantara RW lainnya. Menurut keterangan Public Health Cita Sehat Jakarta Selatan, Ismi, jumlah lansia RW 03 dapat mencapai 100 orang lebih.

Seperti posyandu lansia pada umumnya, kegiatan dimulai dengan penimbangan berat dan pengukuran tinggi badan, dilanjutkan dengan pengukuran tekanan darah dan cek metabolik serta pemberian makanan tambahan (PMT). Sambil menunggu antrian, para lansia diberikan penyuluhan tentang cara menjaga kesehatan.

“Menurut hasil pemeriksaan, banyak lansia disini yang mengalami hipertensi dan banyak diantara mereka yang sudah rutin minum obat. Namun, timbul masalah baru yaitu setelah diberikan obat beberapa lansia sering lupa waktu minum obatnya,” tutur Dina.

Ketua kader Posyandu, Narilah mengatakan bahwa ia beserta tim sangat terbantu dengan adanya bantuan Rumah Zakat dan Cita Sehat sebagai mitra dalam Posyandu kali ini. Pelaksanaan Posyandu menjadi lebih cepat dan ada tambahan kegiatan penyuluhan kesehatan.

“Semoga kerja sama seperti ini dapat dilangsungkan kembali. Terimakasih Rumah Zakat atas bantuan tenaga kesehatannya serta ada penyuluhan kesehatan juga,” ujar Narilah.

Newsroom : Nurul Rahayu