Pos

RATUSAN WARGA DESA TANJUNG DEAH ACEH PERINGATI HARI KESEHATAN NASIONAL

Aceh. Minggu pagi 12 November, Rumah Zakat dan Cita Sehat menggelar acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional di Kota Aceh tepatnya di Desa Tanjung Deah. Berbagai kegiatan dan perlombaan rakyat digelar dalam perhelatan tersebut.

Tercatat 400 warga telah memadati salah satu lapangan terbesar di Desa Tanjung Deah mulai pukul 07.00 pagi. Mereka sangat antusias menyambut kegiatan yang bertema “Semangat dan Sehat untuk Keluarga, Masyarakat dan Bangsa” ini.

Berbagai lomba dilakukan. Seperti lomba memasak, lomba sepak bola, lomba menganyam daun kelapa menjadi peralatan rumah tangga, dan beberapa lomba tradisional lainnya.

“Alhamdulillah bisa ikut memeriahkan Hari Kesehatan Nasional. Ada banyak kegiatan yang dilakukan membuat kami semua menjadi tau makna kesehatan.”, tutur Idawati Zikri (38), warga Desa Tanjung Deah, Kecamatan Darussalam.

Newsroom : Nurul Rahayu

HARI KESEHATAN NASIONAL : PULUHAN WARGA TANDA TANGANI KOMITMEN HIDUP SEHAT

Jakarta. Rumah Zakat bersama Cita Sehat Foundation dan Komite Relawan Nusantara turut serta merayakan perhelatan Hari Kesehatan Nasional pada 12 November di CFD (Car Free Day) Bundaran Hotel Indonesia.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 dengan agenda edukasi kesehatan bertema “Sehat Keluargaku, Sehat Indonesiaku” yang disampaikan oleh Tia, relawan medis Rumah Zakat. Selain edukasi, tim Cita Sehat juga membawa serta 3 orang tim medis yang bertugas melakukan pemeriksaan metabolik gratis bagi para pengunjung CFD.

Selain itu, Tim Rumah Zakat juga memberikan jus buah bagi masyarakat yang dapat menjawab pertanyaan seputar kesehatan dari tim medis. Usai melakukan pemeriksaan metabolik tubuh, para warga menandatangani spanduk Hari Kesehatan Nasional sebagai komitmen untuk berusaha senantiasa menerapkan pola hidup sehat. Tercatat lebih dari 80 orang mendatangani komitmen tersebut.

“Acara ini sangat bagus, selain kita dapat informasi Hari Kesehatan Nasional, kita juga bisa memeriksakan langsung kesehatan kita. Terima kasih Cita Sehat Foundation, Rumah Zakat dan Komite Relawan Nasional.”, ujar Salsabila, salah satu pengunjung CFD.

Newsroom : Ridwan, CSF Jakarta

HKN 2017 : CITA SEHAT DAN RUMAH ZAKAT USUNG TEMA KEGIATAN “PELAJAR BEBAS ASAP ROKOK”

Yogyakarta. Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-53, Cita Sehat bersama Rumah Zakat menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan bertajuk “Pelajar Bebas Asap Rokok”. Kegiatan tersebut dijadwalkan akan digelar di 3 sekolah di Yogyakarta dengan waktu yang berbeda.

“Pelaksanaan pertama yaitu di SD 2 Sabdodadi, Keongan pada 10 November lalu. Dan di SD Juara nanti tanggal 17 November serta di SMP N 2 Sewon pada tanggal 27 November mendatang. Selain itu kita juga masih ada rencana untuk menggelarnya di sekolah-sekolah lain.”, tutur Alfian, Public Health Cita Sehat Yogyakarta.

Kegiatan yang digelar perdana di SD 2 Sabdodadi ini diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya sosialisasi bahaya asap rokok kepada seluruh siswa yang berjumlah lebih dari 224 siswa. Kemudian dilanjut dengan pemutaran film pendek bertemakan bahaya rokok serta simulasi kerja paru-paru pada kelas V dan VI.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran para siswa mengenai bahaya rokok dan kami harap bukan mereka saja yang akan menghindari namun mereka juga dapat mengingatkan masyarakat di lingkungan mereka untuk tidak merokok.”, ungkap Alfian.

Usai simulasi paru-paru, sleuruh siswa SD 2 Sabdodadi diajak untuk menandatangani selembar kertas sebagai simbol komitmen untuk tidak merokok dimanapun dan kapanpun.

“Senang sekali bisa ikut merayakan Hari Kesehatan Nasional dengan tema bebas asap rokok. Kegiatannya seru, ada nonton filmnya juga. Terimakasih kakak dari Rumah Zakat dan Cita Sehat, saya akan coba mengingatkan masyarakat di sekitar untuk tidak merokok juga.”, tutur Dea Putri, salah satu siswi SD 2 Sabdodadi.

Newsroom : Nurul Rahayu

LURAH TIMBULHARJO APRESIASI PELAKSANAAN SIAGA POSYANDU

Yogyakarta. Selasa 7 November lalu, kegiatan Siaga Posyandu dan Ramah Lansia yang digelar Rumah Zakat dan Cita Sehat di Dusun Dagan, Kel. Timbulharjo, Kec. Sewon Bantul Yogyakarta mendapat kunjungan dari Drs. Kandar, Lurah Timbulharjo.

Tak hanya berkunjung, ia juga memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan Rumah Zakat bersama Cita Sehat dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta lansia.

“Kami tentunya sangat terbantu dengan adanya kegiatan Posyandu anak dan lansia ini. Memudahkan dalam peningkatan derajat kesehatan dan kami pastinya kan membantu dan mendukung kegiatan ini agar tetap berjalan.”, tutur Drs. Kandar.

Kegiatan Posyandu yang dimulai pada pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh 25 balita bersama orangtua dan 17 orang lansia. Mereka mengaku sangat senang dan antusias dengan kehadiran Lurah Timbulharjo.

Newsroom : Nurul Rahayu

HARI KESEHATAN GIGI DAN MULUT NASIONAL

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013 mengatakan bahwa 25,9 % penduduk Indonesia memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut. Dengan presentase usia yang paling banyak diantara 30 – 35 tahun.

Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut yang jatuh pada tanggal 12 September ini menjadi momen dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut. Yuk periksa kesehatan gigi dan mulut sekarang.

PERILAKU MENYIKAT GIGI MASYARAKAT INDONESIA

93,8 % Sikat gigi setiap hari

2,3 % Sikat gigi dengan benar

27,3 % Sikat gigi sebelum tidur malam

3,8 % Sikat gigi sesudah makan pagi

Sumber : Riskesdas Depkes RI, 2013

Menyikat gigi merupakan salah satu faktor yang dapat menunjang kesehatan gigi dan juga mulut.  Banyak manfaat yang akan kita rasakan dengan menyikat gigi secara rutin dengan benar, diantaranya dapat mencegah gigi berlubang, membuat nafas menjadi segar, mencegah risiko penyakit gusi, dan juga meningkatkan percaya diri.

AKADEMI BERGIZI HADIR PERDANA DI KOTA YOGYAKARTA

Yogyakarta, (10/2). Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan Cita Sehat sebagai lembaga non pemerintah di bidang kesehatan. Bersama RZ, Cita Sehat menggulirkan program Akademi Bergizi.

Program tersebut digelar untuk pertama kalinya di wilayah binaan Dusun Karet Kota Yogyakarta. Alfian, Public Health Cita Sehat Yogyakarta yang menjadi pemateri dalam kegiatan yang dihadiri oleh 30 orang warga tersebut.

“Program ini merupakan sebuah kegiatan capacity building yang merupakan pengembangan dari program Kebun Gizi yang telah lama digulirkan sebelumnya. Bertujuan untuk Meningkatkan wawasan para penggiat kader kebun gizi itu sendiri,” ungkap Alfian.

Sasaran Akademi Bergizi merupakan para kader atau penggiat kebun gizi agar mereka semakin termotivasi dalam meningkatkan pemeliharaan Kebun Gizi serta bertujuan untuk mengajak para warga lainnya agar tertarik untuk memiliki Kebun Gizi.

Newsroom : Nurul Rahayu

7 Alasan Wajib Konsumsi Brokoli

Brokoli, sayuran hijau yang kaya akan manfaat ini merupakan salah satu menu sayuran yang penting dalam menu makan Sahabat Sehat. Selain mengandung serat yang tinggi, brokoli juga mengandung vitamin A, C dan K, beberapa mineral seperti seng, besi, dan fosfor.

Berikut ini 7 alasan mengapa Sahabat Sehat wajib mengonsumsi brokoli.

  1. Membantu pencegahan dan perawatan kanker.

Sebuah studi oleh Chittaranjan National Cancer Institute (CNCI) telah membuktikan bahwa sifat kemo-pelindung dalam brokoli efektif membantu dalam pengobatan kanker.  Selain itu, kandungan Phytochemical yang ada dalam brokoli memainkan peran penting dalam pencegahan berbagai macam kanker seperti kanker payudara, kanker usus besar, kanker kulit dan leukemia.

  1. Mengurangi resiko PMS bagi wanita.

Kandungan zat besi yang tinggi dalam brokoli berfungsi untuk menurunkan risiko sindrom pramenstruasi (PMS) pada wanita, sesuai penelitian terbaru. Iron mengatur sindrom pramenstruasi (PMS) dengan memainkan peran dalam produksi serotonin – hormon yang diproduksi oleh otak.

  1. Sangat membantu sistem pencernaan tubuh dan menjaga berat badan ideal.

Makan secangkir brokoli tidak hanya mengatasi rasa lapar, tetapi juga membantu dalam penurunan berat badan dengan menyediakan hanya setengah kalori dan jumlah protein yang sama seperti secangkir beras. Tingginya jumlah serat dalam sayuran ini juga dapat mencegah sembelit, membatasi Sahabat sehat dari makan berlebihan dan membantu dalam pencernaan.

  1. Mencegah diabetes.

Brokoli bila digunakan sebagai pengobatan tambahan pada penderita diabetes tipe 2 dapat mengurangi kolesterol dan trigliserida dalam darah. Kandungan sulforaphane dalam brokoli bermanfaat sebagai antioksidan yang mencegah kerusakan pembuluh darah yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi dalam tubuh.

  1. Mengurangi peradagangan ginjal dan reaksi alergi.

Asam lemak omega-3 dan kaempferol dalam brokoli bertindak sebagai agen anti-inflamasi yang kuat untuk mengurangi dampak zat alergi pada tubuh kita. Sayuran hijau ini juga sarat dengan berbagai molekul antioksidan seperti vitamin C dan karotenoid, yang membantu dalam menetralkan radikal bebas sehingga mencegah kematian sel dan inflamasi di nefropati (penyakit ginjal).

  1. Membantu perawatan Osteoporosis.

Sebuah penelitian terbaru di Journal of Arthritis dan Rematik menyarankan bahwa asupan tinggi sulforaphane yang ditemukan dalam brokoli dapat memperlambat atau mencegah osteoarthritis juga menurunkan resiko kerusakan tulang rawan.

  1. Meningkatkan kinerja otak

Brokoli mengandung berbagai zat gizi mikro dengan antioksidan kuat yang mempengaruhi fungsi dan kinerja otak. Brokoli juga mengandung asam alpha lipoic yang tinggi dan vitamin E, yang mengurangi kerusakan kognitif otak dan meningkatkan kekuatan ingatan.

 

Sumber : thehealthsite.com

Ngantuk setelah berbuka puasa, wajarkah?

Setelah berbuka puasa, biasanya saya langsung mengantuk, apakah ini wajar? Bagaimana caranya agar tidak mengantuk setelah makan mengingat saya ingin ikut taraweh berjamaah di masjid.

Jawaban:

Sholat tarawih merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan pada bulan Ramadhan. Sholat ini merupakan bentuk dari upaya “qiyamu romadhon”, atau bangun di malam hari untuk mengisi bulan Ramadhan dengan beribadah sebanyak mungkin. Niat untuk senantiasa menjalankan sholat tarawih secara berjamaah di masjid tentu merupakan sesuatu yang sangat baik, dan memerlukan persiapan agar tidak mengantuk dan bisa tetap khusyuk saat menjalankan sholat.

Mengantuk setelah makan tidak hanya sering dialami pada saat Ramadhan atau setelah berbuka puasa. Di luar bulan Ramadhan, sering kita jumpai dan rasakan rasa kantuk yang timbul setelah makan siang. Fenomena ini merupakan situasi yang banyak terjadi, namun sebaiknya tidak dibiarkan dan menjadi pembenaran untuk tidak produktif, baik setelah buka puasa atau sahur saat Ramadhan, ataupun setelah makan siang di bulan-bulan lainnya saat tidak berpuasa.

Terdapat cukup banyak penjelasan tentang timbulnya rasa kantuk setelah makan. Salah satu penjelasan yang dikatakan paling kuat, adalah pengaruh dari salah satu sel saraf yang bernama orexin. Saraf ini bertugas menjaga agar seseorang tetap berada pada kondisi bangun. Pada saat kadar gula meningkat, terutama secara cepat, kerja saraf orexin akan terhambat, sehingga rasa mengantuk otomatis timbul.

Untuk itu, agar kita tidak mudah mengantuk, terutama pada saat akan melaksanakan sholat tarawih, kita perlu menghindari berbuka dalam porsi yang terlalu banyak, terutama mengkonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung glukosa. Pada saat berbuka cukup upayakan agar kebutuhan kalori dan cairan terpenuhi, serta perut tetap terisi, namun tidak penuh. Porsi makan yang lebih besar dapat dikonsumsi setelah kita melaksanakan sholat tarawih. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt di surat Al A’raf 31, “..makan dan minumlah kamu, tetapi jangan berlebihan..” (dr.Hilmi SR,MKM)

 

Bolehkah melakukan Donor darah saat berpuasa?

Apakah dibolehkan donor darah selama puasa? Apa puasanya sah atau tidak? Lantas bagaimana pengaruhnya dengan kondisi kesehatan?

Jawaban:

Aktivitas donor darah merupakan suatu hal yang positif, karena dapat menyelamatkan jiwa orang lain. Perbuatan semacam ini tentu sangat mulia, karena sebagaimana yang tercantum dalam surat Al Maidah ayat 32 “..barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia seluruhnya“.

Mengenai hukum donor darah pada saat puasa, para ulama menganalogikan aktivitas tersebut dengan bekam yang biasa dilakukan oleh masyarakat di jaman Rasulullah dahulu. Namun, terdapat perbedaan pendapat diantara para ulama tentang hukum donor darah bagi orang yang berpuasa. Pendapat yang mengharamkan dan menyatakan bahwa donor darah yang dilakukan akan menyebabkan batalnya puasa bersandar pada hadits Rasulullah yang berbunyi,”orang yang membekam dan dibekam batal puasanya”, Sedangkan pendapat yang lebih kuat dan disepakati oleh sebagian besar ulama adalah bahwa donor darah tidak membatalkan puasa. Pendapat tersebut diambil berdasarkan dalil tentang dihapuskannya perintah pada hadits yang melarang berbekam di atas. Sebab, terdapat riwayat lain yang menyebutkan bahwa Rasulullah bersama sahabat Ibnu Abbas pernah berbekam pada saat beliau melaksanaan haji wada dan sedang berpuasa. Dengan adanya riwayat tersebut yang peristiwanya terjadi lebih akhir, maka hadits di atas statusnya tidak lagi berlaku.

Pendapat lain yang juga membahas tentang hukum donor darah saat puasa adalah tergantung dari apakah aktivitas tersebut berbahaya dan melemahkan tubuh si pendonor atau tidak. Jika iya, maka hukumnya menjadi makruh atau bahkan bisa membatalkan puasa.

Namun, seperti yang kita ketahui, apabila kita ingin melakukan donor darah, ada persyaratan kesehatan tertentu yang harus dipenuhi, seperti kondisi kesehatan umum, durasi tidur pada malam sebelumnya, berat badan, kadar hemoglobin, dan lain-lain yang perlu diperiksa untuk memastikan bahwa donor darah tidak akan membahayakan si pendonor. Dengan mengikuti hal-hal yang dipersyaratkan tersebut, maka donor darah yang dilakukan meskipun pada saat puasa, insyaAllah tidak akan berbahaya bagi tubuh. Namun, lebih baik apabila di bulan Ramadhan, donor darah dilakukan di malam hari pada saat tidak berpuasa. (dr.Hilmi SR,MKM)

Screening mata tanggap katarak

Cilegon, 30/06. RZ dan Tim medis Cita sehat foundation bekerjasama dengan DKM setempat menggelar aksi Ramah lansia di Link Jombang Tangsi RT 01/02 kec. Jombang, Cilegon.

Kegiatan ramah lansia kali ini dibuka dengan sambutan dari tim RZ yg diwakili oleh Bpk Humaidi, kemudian ada penjelasan dari dokter tentang katarak dan penanganannya yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan seperti cek berat badan dan tensi serta pemeriksaan mata kepada 10 orang lansia oleh dr. Samsul (ahli mata).

Selain itu ada pendataan lansia peserta BPJS dan non BPJS, khusus untuk peserta yang belum terdaftar BPJS diarahkan untuk segera mendaftar menjadi anggota BPJS. Dan beberapa lansia yang menderita katarak kemudian direkomendasikan ke RS. Krakatau Medika untuk dilakukan operasi.