Pos

BERMAIN PERAN SEBAGAI DOKTER, SISWA SD JUARA SEMANGAT IKUTI PEMBINAAN

Bandung. Rumah Zakat bersama Cita Sehat kembali menggelar kegiatan pembinaan UKS atau Usaha Kesehatan Sekolah. Kali ini, kegiatan dilakukan di SD Juara Bandung, Jl. Terusan Panyileukan No.13, Cipadung Kidul pada 10 November lalu.

“Kegiatan ini digelar secara rutin sebagai upaya mewujudkan skeolah binaan Rumah Zakat dan Cita Sehat salah satunya SD Juara ini memiliki siswa-siswi yang sehat serta siap menjadi pelopor kesehatan siswa di lingkungan sekolah, rumah dan sekitarnya.”, tutur Fadhli, Public Health Cita Sehat Bandung.

Materi pada pembinaan kali ini membahas tentang pentingnya imunisasi anak yang disampaikan oleh Bidan Erlin. Agar penyampaian lebih menarik, Bidan Erlin mengajak para siswa SD Juara untuk bermain peran  sebagai dokter yang melakukan peragaan imunisasi dengan pasien sebuah boneka.

“Luar biasa, semangat mereka mempelajarimateri ini sangat tinggi. Apalagi saat saya ajak untuk bermain peran. Sehingga waktu bergulir terasa cepat karena kami sangat menikmati keberlangsungan kegiatan pembinaan ini. Sukses untuk anak-anak SD Juara Bandung.”, tutur Bidan Erlin.

Newsroom : Nurul Rahayu

MERIAHKAN HARI KESEHATAN NASIONAL DENGAN MENANAM TOGA

Malang. Para kader UKS dari SD Sukoharjo 2 Kota Malang memperingati Hari Kesehatan Nasional dengan belajar menanam TOGA atau Tanaman Obat Keluarga pada Minggu, (12/11).

Sebelumnya, mereka juga mendapat edukasi tentang TOGA dari Kak Tulus, relawan Rumah Zakat dan Cita Sehat. Usai edukasi, para siswa langsung mempraktikkan materi yang telah diajarkan yaitu menanam TOGA di pekarangan sekolah.

Tanaman yang ditanam diantaranya daun kelor, jahe, lidah buaya dan seledri. Daun kelor biasa digunakan untuk reumatik dan sakit mata, jahe bisa digunakan untuk rempah dan obat perut kembung serta migrain, lidah buaya digunakan untuk perawatan rambut serta seledri bisa digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol.

“Seneng banget bisa ikut menanam Tanaman Obat Keluarga atau TOGA. Aku jadi  tahu manfaat tanaman yang bisa digunakan untuk obat-obatan.”, tutur Nendra, salah satu kader UKS SD Sukoharjo 2.

Newsroom : Nurul Rahayu

BERMAIN SAMBIL BELAJAR DENGAN ULAR TANGGA KESEHATAN

Bandung. Rumah Zakat bersama Cita Sehat kembali menggelar pembinaan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) di SD Juara Kota Bandung, Jl. Terusan Panyileukan No.13, Cipadung Kidul, Panyileukan, Kota Bandung pada Jumat (3/10).

Suasana pembinaan kali ini sedikit berbeda dari biasanya. Jika biasanya di ruangan UKS hanya tersedia papan dan meja untuk menulis, kini ada bentangan permainan ular tangga kesehatan yang disediakan oleh tim Rumah Zakat dan Cita Sehat lengkap dengan dadu berukuran 30 x 30 centimeter.

“Kegiatan pembinaan kali ini merupakan kegiatan evaluasi materi-materi sebelumnya tetapi kita hadirkan dengan cara berbeda yaitu dengan permainan ular tangga kesehatan agar siswa semakin bersemangat.”, tutur Fadhli, Public Health Cita Sehat Bandung.

Para kader UKS dibagi menjadi 4 kelompok. Sebelum bermain, setiap kelompok wajib menampilkan yel-yel terlebih dahulu. Permainan kali ini dipandu oleh Bidan Uswatun Hasanah A.Md.Keb. Setiap kelompok wajib memiliki wakil untuk menjadi pion dalam papan ular tangga. Kemudian, di setiap kotak, aka nada penjelasan materi kesehatan dari para kader UKS maupun dari Bidan Uswatun Hasanah.

“Kegiatannya seru, selain belajar kita juga bisa bermain dan belajar untuk kerjasama juga. Terima kasih Rumah Zakat.”, tutur Hasan, salah satu kader UKS SD Juara Bandung.

Newsroom : Nurul Rahayu

CFT SURABAYA : PELAJARI CARA EVAKUASI KORBAN KECELAKAAN YANG AMAN DAN SELAMAT

Surabaya, (25/10). Tim Care For Teens (CFT) Surabaya kembali mengajak siswa-siswi MTsN Surabaya 1 untuk mempelajari ilmu baru dalam dunia kesehatan pada Rabu, 25 Oktober. Siswa-siswi yang merupakan kader UKS (Unit Kesehatan Sekolah) binaan Rumah Zakat dan Cita Sehat tersebut sangat antusias menyambut kegiatan tersebut.

Kali ini, para kader UKS mendapatkan materi tentang langkah-langkah mengevakuasi korban kecelakaan dengan prosedur yang aman dan selamat. Materi disampaikan oleh Ilham akbar, PIC CFT Surabaya. Kegiatan yang dimulai pada pukul 15.30 WIB tersebut dihadiri oleh 20 siswa.

“Melihat orang memindahkan korban adalah hal yang tidak asing lagi bagi semua orang. Tetapi yang menjadi pertanyaannya adalah sudah benarkah cara yang dilakukan? Pemindahan korban dari tempat terjadinya kecelakaan mempunyai beberapa resiko jika dilakukan dengan cara yang salah, bisa menambah cidera korban, membuat korban cidera yang seharusnya itu tidak terjadi, dan yang lainnya. Maka dari itu penting kader UKS tahu dan paham cara pemindahan korban dengan baik, benar, aman, dan selamat.”, ujar Ilham.

Para kader UKS terlihat bersemangat mendengarkan pemaparan materi yang disampaikan oleh Ilham. Tak sedikit dari mereka yang juga aktif bertanya mengenai materi evakuasi korban ini.

“Materi evakuasi korbannya asik, jadi waktunya terasa singkat. Semoga lain kali bisa lebih lama, terimakasih kakak-kakak dari Care For Teens Surabaya.”, ujar Safina, salah satu kader UKS MTsN Surabaya 1.

Newsroom :Boanita, CSF Surabaya

BINGKAI KEBERSAMAAN PARA DOKCIL SD JUARA BANDUG

Ini dia potret kebersamaan Kak Hani, salah satu perawat di Klinik Pratama RBG RZ Bandung bersama para dokter kecil (dokcil) di SD Juara Bandung.

Ia berfoto bersama para dokcil usai melakukan pembinaan UKS (Unit Kesehatan Sekolah) pada Jumat lalu (15/9) di SD Juara Bandung, Jl. Terusan Panyileukan No.13, Cipadung Kidul.

Kak Hani memberikan penjelasan tentang Trias UKS,  tiga program pokok dalam pembinaan dan pengembangan UKS yang meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan serta pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat. 

Kak Hani menyampaikan materi dengan gaya dan bahasa yang sederhana. Sehingga para dokcil yang rata-rata masih berada di kelas 3 dan 4 mudah memahami apa yang disampaikan.

“Kegiatan ini rame banget, kakaknya ramah dan materinya ngga bikin ngantuk. Aku makin semangat belajar tentang kesehatan,” ujar Mohammad Davi Firdaus, salah satu dokcil SD Juara.

Tak hanya materi, Kak Hani juga beberapakali melemparkan pertanyaan atau quiz kepada para dokcil. Hal itu membuat suasana pembinaan semakin ramai dan penuh keceriaan.

“Senang sekali bisa berbagi ilmu bersama anak-anak disini. Mereka sangat bersemangat dan juga antusiasnya tinggi. Semoga kebersamaan kami bisa terus terjalin,” pungkas Kak Hana.

Newsroom : Nurul Rahyu

DOKTER KECIL SD JUARA BANDUNG ANTUSIAS PELAJARI CARA MERAWAT KESEHATAN DIRI

Bandung. Pembinaan UKS atau Unit Kesehatan Sekolah merupakan salah satu program yang digulirkan Cita Sehat bersama Rumah Zakat sebagai upaya meningkatkan edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Program tersebut di gulirkan di sekolah-sekolah di wilayah binaan Rumah Zakat salah satunya adalah SD Juara Bandung.

Pada Jumat (8/9), Cita Sehat bersama Rumah Zakat kembali menggelar Pembinaan UKS di SD Juara Bandung yang berlokasi di Jl. Terusan Panyileukan No.13, Cipadung Kidul, Panyileukan, Kota Bandung. Kali ini, para dokter kecil berkesempatan untuk mempelajari Cara Merawat Kesehatan Diri. Materi tersebut disampaikan oleh Bidan Erlin.

Mereka sangat antusias mendengarkan pemaparan Bidan Erlin. Beberapa dari mereka juga sangat aktif bertanya dan menyampaikan pendapatnya. Public Health Cita Sehat Bandung, Fadhli mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan setiap pekan sebagai sarana menambah ilmu kesehatan bagi para siswa.

“Para dokcil atau dokter kecil ini nantinya akan menyampaikan kembali materi-materi kesehatan yang mereka dapatkan ke teman-teman lainnya. Sehingga para siswa dapat belajar untuk hidup lebih sehat sejak dini,” tambah Fadhli.

Newsroom : Nurul Rahayu

JADI PELOPOR KESEHATAN, PARA DOKCIL SD JUARA PELAJARI KONDISI TUBUH

Bandung. Jumat (25/8) lalu, kembali Rumah Zakat bersama Cita Sehat menggelar kegiatan pembinaan UKS (Unit Kesehatan Sekolah) bersama para dokcil atau dokter kecil di SD Juara Bandung.

Cita Sehat sebagai mitra pelaksana Rumah Zakat dalam bidang kesehatan menggulirkan program Pembinaan UKS sebagai upaya membentuk pelopor kesehatan. Pelopor kesehatan itu tak lain adalah para dokter kecil yang juga siswa-siswi SD Juara Bandung.

Bertempat di Jl. Terusan Panyileukan No.13, Cipadung Kidul, Panyileukan, Kota Bandung, Tim Cita Sehat menggelar pembinaan UKS yang dipandu oleh Bidan Uswatun Hasanah, A.Md. Keb. Ia menyampaikan materi mengenai perbedaan kondisi tubuh yang sakit dan sehat.

“Materi ini tentu sangat penting untuk para dokter kecil. Dimana nanti mereka akan dapat membedakan bagaimana kondisi tubuh yang sakit. Hal ini juga bermanfaat untuk memeriksa apakah teman mereka sakit atau tidak saat jadwal piket UKS,” tambag Bidan Uswatun.

Usai pemberian materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi seputar tema bahasan yaitu sehat dan sakit. Kegiatan ditutup dengan pembagian makanan tambahan berupa steam cheese cake.

Newsroom : Nurul

ASYIKNYA BERLATIH P3K BERSAMA PARA DOKCIL DARI KOTA YOGYAKARTA

Yogyakarta, (28/4). Puskesman Sewon 1 mengajak Rumah Zakat bersama Cita Sehat Foundation untuk bersama-sama mengadakan pelatihan bagi para dokcil dari 15 Sekolah Dasar yang berada di wilayah tugas Puskesmas Sewon 1.

Pelatihan tersebut berlangsung di Gedung Aula Puskesmas Sewon 1, di Jln. Parangtritis, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap Sekolah Dasar mengirimkan 2 orang perwakilan dokcil (dokter kecil).

“Kegiatan ini memang agenda Puskesmas Sewon 1, namun Cita Sehat bersama Rumah Zakat berperan sebagai pelaksana kegiatan. Besok juga kitamasih ada agenda untuk pelatihan kader kesehatan remaja,” ungkap Afrezah, Public Health Cita Sehat Yogyakarta.

Para dokcil mempelajari materi mengenai P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)yang disampaikan oleh Marfuah.  Relawan Rumah Zakat lulusan ners itu memberikan materi sekaligus praktik sederhana mengenai P3K. Peralatan seperti kapas, kasa, betadyne, ia gunakan dalam mencontohkan langkah pertolongan pada luka.

“Aku senang sekali mengikuti pelatihan ini,banyak ilmu yang didapat terutama tentang P3K, supaya nanti aku bisa menolong teman-teman di sekolah kalau ada yang jatuh dan terluka,”, ujar Aisya Syifa Auliya (10), dokcil dari SD Karanggondang.

Newsroom : Nurul Rahayu

HARI GIZI NASIONAL, CSF PEKANBARU AJAK KONSUMSI BUAH DAN SAYUR

Pekanbaru, Inforiau.co – Cita Sehat Fountain (CSF) Pekanbaru mengajak anak-anak binaan UKS dari SDN 13 dan SD Juara praktek langsung di Showroom nya “Happy Juice”. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperingatan Hari Gizi Nasional.

Kegiatan kali ini diawali dengan Penyuluhan Kesehatan yang dibawakan langsung oleh HCO CSF Pekanbaru kolaborasi bersama Owner dari Happy Juice, Kak Fiona dan Kak Indah. Adapun materi penyuluhan yang disampaikan adalah tentang Manfaat makan Buah dan sayur.

Tujuan penyuluhan ini adalah untuk mengajak siswa siswi untuk rutin mengkonsumsi Buah dan sayur setiap hari nya. Pemilihan yang baik dalam membeli jus yang sehat, mengelola sayur dan buah agar enak untuk di konsumsi. Setelah penyuluhan dilanjutkan dengan demo langsung cara pengelolalan jus sehat ala Happy Juice. Siswa siswi yang hadir nampak sangat antusias mengikuti kegiatan kali ini.

“Alhamdulillah , mendapat kunjungan dari adik UKS binaan Rumah Zakat. Sangat senang sekali bisa berbagi Ilmu bersama. dan semoga bermanfaat untuk mereka yang masih dalam usia pertumbuhan,  Terima kasih RZ” Ujar Kak Indah Owner Happy Juice Pekanbaru.rls

Newsroom : Fiona, CSF Pekanbaru

KECERIAAN SISWA-SISWI SD JUARA JAKARTA DI HARI GIZI NASIONAL 2017

Jakarta, (25/01). Cita Sehat dan Rumah Zakat kembali menyambangi siswa-siswi SD Juara dikawasan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari Gizi Nasional tahun 2017.

Kegiatan hari Gizi Nasional kali ini dimulai pada pukul 13.00 WIB setelah para siswa melaksanankan Istirahat, sholat dan makan. Kegiatan hari ini dibagi menjadi dua bagian yaitu, kelas I sampai dengan kelas III mengikuti penyuluhan kesehatan dengan membahas tentang tumpeng gizi seimbang. Para siswa sangat antusias mendengarkan materi yang dibawakan oleh dokter Fatony. Setelah materi selesai disampaikan, para siswa pun diajak mengingat kembali materi tersebut dengan cara meminta siswa maju kedepan dan menjawab pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan.

Diwaktu yang sama, para siswa kelas IV dan V bermain puzzle tentang tumpeng gizi seimbang. Para siswa terlihat sangat gembira mengikuti permainan yang bernilai edukatif tersebut. Setelah mengikuti penyuluhan, siswa kelas I hingga III melanjutkan kegiatan dengan agenda pelatihan dokter cilik yang dipandu oleh dokter Fatony dengan tema mengenai Basic Life Safety.

Setelah rangkaian kegiatan selesai, para siswa diberikan makanan tambahan yaitu susu dan pisang. Sesi terakhir kegiatan ini adalah doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan salah satu siswa.

“Aku seneng banget ikut kegiatan hari ini, soalnya seru. Hari ini aku mendengarkan bapak dokter yang menjelaskan tentang makanan empat sehat lima sempurna dan juga mengikuti kegiatan dokter cilik, tadi juga aku melihat kakak kelas bermain puzzle tumpeng gizi seimbang. Selain dapet susu dan pisang, saya juga dapat buah jeruk karena dapat menjawab pertanyaan dari Pak Dokter. Terimaksih kakak-kakak dari Cita Sehat dan Rumah Zakat,” tutur Damar siswa kelas II.

 

Newsroom : Handa, CSF Jaksel