WARGA MOJOSONGO BERKOMITMEN WUJUDKAN SEDEKAH SAMPAH

Solo.  Sebanyak 30 orang peserta yang mewakili setiap Rukun Warga (RW) di Kelurahan Mojosongo membuktikan komitmen mereka dalam mewujudkan Gerakan Sedekah Sampah dengan mengikuti pembinaan bersama Rumah Zakat dan Cita Sehat pada Rabu (11/10) . Tema pembinaan yang digelar ketiga kalinya ini adalah manajemen sedekah sampah dan praktek menjahit sampah kemasan menjadi daur ulang yang bernilai ekonomis.

Pembinaan teknis ini langsung menghadirkan Komunitas Kresek dari Kota Kudus yang merupakan pegiat sampah yang telah berhasil memberdayakan masyarakat dalam hal mengelelola sampah. Anto, Public Health Cita Sehat sekaligus penggagas kegiatan ini menyampaikan bahwa dengan Sedekah Sampah, warga dapat membiayai PMT Posyandu balita dan lansia.

“Saat ini Kelurahan Mojosongo siap membantu pemerintah untuk atasi sampah. Dengan Sedekah Sampah ini, kita bisa membiayai PMT posyandu balita atau lansia, membantu pendidikan anak kurang mampu, pemeriksaan jentik rutin, cek kesehatan rutin,bahkan bisa  mengatasi pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja kerajinan daur ulang sampah yang bernilai ekonomis tinggi dengan menggandeng karang taruna atau PKK,” jelasnya.

Nina selaku Ketua Pokja IV Kelurahan Mojosongo menambahkan bahwa iasangat mendukung gerakan ini meskipun kami baru dirintis. Ninapun mengapresiasi semangat dari Rumah Zakat dan Cita Sehat yang mengajak warga untuk berkomitmen mewujudkan Mojosongo Peduli Sampah.

Newsroom : Joko, CSF Solo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *