KAKEK ABDUL WAHHAB ANTUSIAS PELAJARI DIABETES MELITUS

Adalah Abdul Wahhab, kakek berusia 68 tahun ini merupakan salah satu warga Kota Medan yang mengikuti Kelas Edukasi Diabetes Melitus di Klinik RBG Rumah Zakat pada tanggal 29 April lalu.

Menderita penyakit diabetes tak menjadikannya sedih dan murung dalam menjalani kehidupan. Semenjak divonis menderita diabetes, Abdul Wahhab justru lebih semnagat untuk menimba ilmu bagaimana cara untuk hidup lebih sehat. Itulah salah satu alasannya hadir di Klinik RBG Rumah Zakat saat itu.

 “Kakek memang rutin periksa gula darah di Klinik ini.  Pas tahu ada kelas belajar tentang edukasi, saya sangat senang sekali dan smengat untuk ikut kelas itu,” ujar Abdul.

Ia datang bersama sang istri.Keduanya sangat antusias mendengarkan materi edukasi yang disampaikan oleh Rafika Nur Siregar ,S.Kep,Ns,CWCCA, perawat yang juga bertugas di Klinik RBG Rumah Zakat Medan.

Adapun materi yang diberikan pada pertemuan kali ini mengenai gangguan sistem endokrin (Diabetes Mellitus),  mengenal tanda dan gejala sejak dini, fisiologi diabetes mellitus,  serta upaya pencegahan luka kaki diabetes.

“Untuk pertemuan kali ini memang materi pembuka saja. Untuk kedepannya akan disampaikan materi lanjutan mengenai cara merawat kaki diabetes, faktor penyembuhan luka,  upaya pencegahan komplikasi diabetes serta aplikasi senam kaki diabetik,” tutur Rafika.

Segmentasi Kelas edukasi ini diantaranya adalah pasien klinik RBG Rumah Zakat Medan yang merupakan penderita diabetes, keluarga yang merawat penderita diabetes, serta keluarga inti yang mempunyai anggota keluarga yang menderita diabetes.

“Diharapkan dengan adanya kelas edukasi diabetes ini, pemahaman masyarakat mengenai diabetes semakin bertambah sehingga mtingkat kewaspadaan mereka terhadap penyakit tersebut juga ikut bertambah,” tutur dokter Fitria, Kepala Klinik RBG Rumah Zakat Medan.

Newsroom : Nurul Rahayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *