Banjir Bandang Kembali Hantam Padang, Cita Sehat Salurkan Makanan dan Pulihkan Trauma Anak Penyintas
Padang, 8 Agustus 2026 — Banjir bandang kembali menerjang Kota Padang pada 3 Agustus 2026. Bencana kali ini kembali melanda sejumlah titik yang sebelumnya terdampak pada akhir 2025, bahkan meluas ke wilayah baru. Di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, sebanyak 40 kepala keluarga atau sekitar 150 jiwa terdampak dan harus mengungsi di tenda pengungsian.
Meski air telah surut, dampak bencana masih dirasakan warga. Sebagian rumah mengalami kerusakan bahkan roboh, sementara barang-barang warga hanyut terbawa arus. Kondisi tersebut membuat sebagian penyintas belum dapat kembali ke rumah dan memilih bertahan di lokasi pengungsian.
Bagi warga, bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan secara fisik. Rasa takut juga masih membekas, terutama ketika hujan kembali turun.
Ketika Hujan Datang, Trauma Kembali Terasa
Melalui program WASH GOOD, Cita Sehat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah selatan Lombok Timur pada 8 dan 9 Agustus 2026.
Sebanyak lima tangki atau setara dengan 25.000 liter air bersih didistribusikan untuk masyarakat di Desa Sekaroh dan Desa Kalianta.
Bantuan tersebut diperkirakan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bagi sekitar 50–80 kepala keluarga (KK) yang menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih.
Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya Cita Sehat untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban warga yang selama ini harus menunggu distribusi air secara berkala.
Cita Sehat Salurkan 150 Paket Makanan dan Layanan Psikososial
Sebagai bentuk respons cepat, Cita Sehat menyalurkan 150 paket makanan siap saji kepada warga terdampak di Lapau Munggu pada 8 Agustus 2026.
Selain bantuan pangan, Cita Sehat juga memberikan layanan psikososial kepada 50 anak penyintas bencana. Kegiatan dikemas melalui aktivitas yang dekat dengan dunia anak, seperti bercerita, bermain, dan trauma healing.
Pendekatan tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih aman dan menyenangkan bagi anak-anak setelah menghadapi situasi bencana.
Peserta juga mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu, biskuit, dan permen sebagai bagian dari dukungan selama kegiatan berlangsung.

Dari Bantuan Hari Ini Menuju Pemulihan
Respons bencana bukan hanya tentang hadir ketika air datang, tetapi juga mendampingi masyarakat ketika mereka mulai membangun kembali kehidupan setelah bencana.
Bantuan makanan membantu memenuhi kebutuhan dasar penyintas di tengah kondisi pengungsian. Sementara layanan psikososial menjadi bagian dari upaya membantu anak-anak menghadapi pengalaman sulit yang mereka alami.
Salah satu warga terdampak, Ibu Farida, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Cita Sehat di tengah kondisi yang masih penuh ketidakpastian.
“Terima kasih banyak kepada Cita Sehat, semoga bencana ini segera pulih dan kami bisa beraktivitas normal kembali.”
Kehadiran Cita Sehat bersama para relawan menjadi bagian dari ikhtiar untuk memastikan penyintas tidak menghadapi masa pemulihan seorang diri. Dukungan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus memperkuat proses pemulihan masyarakat terdampak.
Cita Sehat akan terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan dan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam situasi kedaruratan bencana. Sebab, pemulihan yang utuh bukan hanya tentang kembali memiliki tempat tinggal, tetapi juga kembali merasa aman, sehat, dan mampu melanjutkan kehidupan.
Bantu Perluas Akses Air Bersih
Penyaluran 25.000 liter air bersih menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat di tengah keterbatasan akses air. Namun, kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak kekeringan masih terus ada.
Cita Sehat terus menggalang dukungan masyarakat untuk membantu menghadirkan akses air bersih bagi lebih banyak keluarga yang membutuhkan.
Mari ikut menjadi bagian dari upaya menghadirkan air bersih dan menjaga kesehatan masyarakat.
Salurkan donasi Anda melalui:


