Jakarta — Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif perlu dimulai dari upaya pencegahan, bukan hanya penanganan ketika penyakit muncul. Prinsip tersebut menjadi salah satu masukan utama yang disampaikan Cita Sehat dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Penyusunan Standar Pelayanan yang diselenggarakan oleh Kementerian UMKM Republik Indonesia pada Kamis (23/7/2026).
Bertempat di Ruang Rapat Gaharu Lantai 12 Kementerian UMKM dan diikuti secara hybrid melalui Zoom Meeting, forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam menyusun standar pelayanan internal Kementerian UMKM. Fokus pembahasan meliputi pengembangan Layanan Konseling Kepegawaian, Layanan Pemeriksaan Poliklinik, serta rencana pembentukan Pelayanan Kesehatan bagi pegawai Kementerian UMKM.
Masukan Cita Sehat Direspons Positif, Pelayanan Kesehatan Akan Dibangun Lebih Komprehensif

Forum menghadirkan panelis dari berbagai sektor, mulai dari Kementerian Kesehatan, akademisi, media massa, hingga organisasi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Cita Sehat dipercaya mewakili unsur organisasi masyarakat melalui Muhammad Rakha Almugni, S.K.M., M.K.M. untuk memberikan pandangan berdasarkan pengalaman implementasi berbagai program kesehatan masyarakat di Indonesia.
Dalam paparannya, Muhammad Rakha Almugni menekankan bahwa keberadaan Pelayanan Kesehatan akan memberikan dampak yang lebih besar apabila tidak hanya berorientasi pada layanan kuratif. Menurutnya, aspek preventif perlu menjadi fondasi utama sehingga Pelayanan Kesehatan mampu mendorong budaya hidup sehat, mendeteksi risiko kesehatan sejak dini, serta meningkatkan kesejahteraan pegawai secara berkelanjutan.
“Pelayanan Kesehatan akan memberikan dampak yang lebih besar apabila tidak hanya berfokus pada layanan kuratif, tetapi juga memperkuat aspek preventif dengan berbagai kegiatan skrining baik itu kesehatan mental atau penyakit hingga pendampingan yang berkelanjutan” jelas Muhammad Rakha Almugni, S.K.M., M.K.M.
Masukan tersebut mendapatkan tanggapan positif dari Kementerian UMKM. Seluruh rekomendasi yang disampaikan para panelis akan menjadi bahan penyempurnaan dalam penyusunan standar pelayanan sehingga Pos Kesehatan yang tengah dikembangkan dapat menghadirkan layanan yang lebih komprehensif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan pegawai.
Partisipasi Cita Sehat dalam forum ini menjadi bentuk kepercayaan pemerintah terhadap peran organisasi masyarakat dalam memperkuat sistem kesehatan. Pengalaman Cita Sehat selama mendampingi masyarakat melalui berbagai program promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif menjadi modal penting dalam memberikan perspektif yang berbasis praktik lapangan.
Kolaborasi untuk Mewujudkan Layanan Kesehatan yang Lebih Sehat dan Berkelanjutan
Melalui kolaborasi lintas sektor seperti ini, Cita Sehat meyakini bahwa pembangunan layanan kesehatan akan semakin berdampak apabila melibatkan pemerintah, akademisi, media, dunia usaha, dan organisasi masyarakat secara bersama-sama. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif, berorientasi pada pencegahan, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Cita Sehat akan terus berkontribusi dalam berbagai forum strategis guna menghadirkan solusi kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan bagian dari komitmen Cita Sehat untuk mendorong transformasi layanan kesehatan yang lebih promotif, preventif, dan berdampak luas.
Tentang Cita Sehat
Cita Sehat merupakan organisasi non-profit yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Bersama berbagai mitra dari pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, serta masyarakat, Cita Sehat terus menghadirkan program kesehatan yang berkelanjutan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat.


