Sambas, Mei 2026 – Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan gangguan metabolik masih menjadi ancaman kesehatan yang sering kali tidak disadari masyarakat karena gejalanya muncul secara perlahan. Menjawab tantangan tersebut, Cita Sehat Foundation melalui program Kampung Seraya Cita Sehat menyelenggarakan kegiatan Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) pada 24 Mei 2026 yang diikuti oleh 50 warga.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Selain mendapatkan edukasi kesehatan, warga juga memperoleh pemeriksaan metabolik yang meliputi cek gula darah, asam urat, dan kolesterol.
Kegiatan diawali dengan proses registrasi yang dibantu oleh kader PKK setempat serta pre-test secara lisan untuk mengetahui pemahaman awal peserta mengenai penyakit tidak menular. Selanjutnya warga mendapatkan penyuluhan kesehatan yang dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Setelah dilakukan post-test, kegiatan ditutup dengan pemeriksaan metabolik secara bergantian.

Hasil Analisis Medis & Temuan Lapangan
Dari hasil skrining yang dilakukan terhadap 50 peserta, ditemukan sejumlah faktor risiko yang perlu menjadi perhatian bersama. Pemeriksaan gula darah sewaktu menunjukkan sebanyak 44 warga berada pada kategori normal, sementara 6 warga memiliki kadar gula darah tinggi yang perlu dipantau lebih lanjut.
Pada pemeriksaan asam urat, hasil menunjukkan 27 warga memiliki kadar asam urat tinggi, sedangkan 23 warga berada pada kategori normal. Temuan ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh peserta memiliki risiko gangguan metabolik yang dapat memengaruhi kualitas hidup apabila tidak ditangani melalui perubahan pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin.
Sementara itu, pemeriksaan kolesterol memperlihatkan bahwa 26 warga memiliki kadar kolesterol normal, 15 warga berada pada kategori batas tinggi, dan 9 warga telah memiliki kadar kolesterol tinggi. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah dapat muncul tanpa keluhan yang dirasakan sehari-hari.

Temuan-temuan tersebut memperkuat pentingnya skrining kesehatan secara berkala, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas padat dan belum terbiasa melakukan pemeriksaan kesehatan. Dengan deteksi dini, faktor risiko penyakit kronis dapat dikendalikan sebelum berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat dan membutuhkan biaya pengobatan yang besar.
Ibu Gianti selaku Ketua Kader PKK menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini. Jadi kami bisa mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, terutama cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan kembali,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang peserta lansia, Ibu Sulhotimah. Ia mengaku merasa senang karena pelayanan yang diberikan ramah dan mudah dipahami.
“Alhamdulillah kami sangat senang adanya kegiatan ini, kami bisa cek kesehatan secara gratis. Dengan adanya kegiatan dari Cita Sehat ini kami merasa diperhatikan,” tuturnya.

Melalui Kampung Seraya Cita Sehat, Cita Sehat Foundation terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif agar masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatannya sejak dini.
Dukungan para donor dan mitra kebaikan menjadi bagian penting dalam menghadirkan berbagai program kesehatan yang berdampak bagi masyarakat. Dengan semakin banyak warga yang sadar akan pentingnya deteksi dini, diharapkan angka kejadian penyakit tidak menular dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.
Tentang Kampung Seraya
Kampung Seraya merupakan wilayah binaan Cita Sehat yang berfokus dalam pemberdayaan Kesehatan Mayarakat, meliputi berbagai rangkaian upaya kesehatan masyarakat dimulai dari Preventif, Promotif, Kuratif hingga Rehabilitatif.
Kampung seraya menjadi sarana pengembangan dan implementasi program Cita Sehat secara holistik. Dalam pembinaannya, Kampung Seraya memiliki 2 fokus yaitu Kesehatan Fisik atau yang disebut dengan Wilayah Raga, dan Kesehatan Mental atau yang disebut dengan Wilayah Jiwa.


