Bandung, 6 Juni 2026 – Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat terbesar di Indonesia. Selain membutuhkan penanganan medis yang tepat, upaya eliminasi TB juga memerlukan peningkatan literasi kesehatan agar masyarakat mampu mengenali gejala, memahami cara penularan, serta tidak memberikan stigma kepada penyintas. Menjawab kebutuhan tersebut, Cita Sehat bersama UPTD Puskesmas Ibrahim Adjie dan mahasiswa Poltekkes Bandung meluncurkan Program dan Aplikasi TB Care di Kelurahan Cibangkong, Kota Bandung.
Peluncuran program yang diikuti oleh 30 remaja ini menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang lebih peduli terhadap isu tuberkulosis. Melalui perpaduan edukasi kesehatan dan inovasi digital, para peserta dibekali pengetahuan sekaligus keterampilan memanfaatkan aplikasi TB Care sebagai media pembelajaran dan pendukung penyebaran informasi kesehatan yang benar.
Mengapa Edukasi Tuberkulosis untuk Remaja Sangat Penting?
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian serius karena dapat menyerang siapa saja, termasuk usia produktif dan remaja.
Sayangnya, masih banyak masyarakat yang memiliki pemahaman keliru mengenai TB. Kurangnya informasi yang benar sering kali memunculkan stigma terhadap penyintas sehingga menghambat proses pengobatan maupun deteksi dini.
Remaja memiliki posisi strategis sebagai kelompok yang aktif berinteraksi di sekolah, lingkungan pergaulan, hingga media sosial. Dengan membekali mereka pengetahuan yang benar, diharapkan lahir agen-agen perubahan yang mampu menyebarkan informasi kesehatan secara positif kepada keluarga dan masyarakat.
Inilah yang menjadi dasar lahirnya Program TB Care.
Program TB Care Hadir Menggabungkan Edukasi dan Teknologi Digital

Tidak hanya menghadirkan penyuluhan kesehatan, Program TB Care juga memperkenalkan sebuah inovasi berupa Aplikasi TB Care dibuat oleh Luthfi Dermawan salah satu mahasiswa Poltekkes Bandung.
Aplikasi ini dirancang sebagai media edukasi yang khusus diakses remaja binaan Cita Sehat. Melalui platform digital tersebut, pengguna dapat memperoleh informasi terpercaya mengenai tuberkulosis, memahami langkah-langkah pencegahan, hingga mengenal pentingnya deteksi dini.
Pemanfaatan teknologi menjadi pendekatan yang relevan dengan karakteristik generasi muda yang telah akrab dengan penggunaan smartphone dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, proses belajar mengenai kesehatan tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun.
Beragam Materi Edukasi Diberikan kepada Peserta
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi yang disusun secara interaktif sehingga mudah dipahami.
Selain sesi pemaparan materi, peserta juga mengikuti demonstrasi penggunaan aplikasi TB Care. Mereka diajak mencoba berbagai fitur sehingga memahami cara memanfaatkan aplikasi sebagai sumber informasi kesehatan yang kredibel.
Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat remaja untuk terus belajar mengenai kesehatan melalui media digital yang lebih dekat dengan keseharian mereka.
Kolaborasi Menjadi Kunci Penguatan Promotif dan Preventif
Peluncuran Program TB Care menjadi contoh nyata pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Cita Sehat Foundation menyampaikan bahwa keberhasilan eliminasi tuberkulosis tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga pada meningkatnya kesadaran masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya remaja, sehingga mereka tidak hanya memahami bahaya tuberkulosis, tetapi juga dapat menjadi pelopor perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga maupun sekolah.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa remaja memiliki potensi besar sebagai penggerak perubahan perilaku hidup sehat.
Sementara itu, pihak UPTD Puskesmas Ibrahim Adjie menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama Cita Sehat Foundation dan mahasiswa Poltekkes Bandung.
Menurut mereka, kolaborasi lintas sektor menjadi pondasi penting dalam memperkuat layanan promotif dan preventif sekaligus mempercepat target eliminasi tuberkulosis melalui edukasi yang berkelanjutan.

Remaja Sebagai Agen Perubahan dalam Eliminasi Tuberkulosis
Perubahan perilaku masyarakat sering kali dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga dan sekolah.
Melalui Program TB Care, remaja diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi penyampai pesan kesehatan kepada orang-orang di sekitarnya.
Ketika seorang remaja memahami gejala TB, mengetahui pentingnya pemeriksaan sejak dini, serta tidak memberikan stigma kepada penyintas, maka ia telah berkontribusi dalam memutus rantai penyebaran informasi yang keliru.
Semakin banyak remaja yang memiliki literasi kesehatan yang baik, semakin besar pula peluang terciptanya masyarakat yang lebih peduli terhadap pencegahan penyakit menular.
Komitmen Cita Sehat dalam Mendukung Indonesia Bebas Tuberkulosis
Program TB Care merupakan bagian dari komitmen Cita Sehat dalam menghadirkan program kesehatan yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga mengedepankan aspek promotif dan preventif.
Melalui berbagai kolaborasi bersama pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, institusi pendidikan, dunia usaha, hingga masyarakat, Cita Sehat terus berupaya menghadirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat Indonesia.
Peluncuran Program TB Care menjadi bukti bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat memperluas jangkauan edukasi kesehatan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam mendukung target eliminasi tuberkulosis nasional.
Ke depan, sinergi seperti ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan dirinya, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Ayo Dukung Gerakan Indonesia Lebih Sehat
Mewujudkan Indonesia yang bebas tuberkulosis membutuhkan kolaborasi semua pihak. Mari menjadi bagian dari perubahan dengan menyebarkan informasi kesehatan yang benar, mendukung edukasi masyarakat, serta berpartisipasi dalam berbagai program kesehatan yang diinisiasi Cita Sehat Foundation.
Bersama, kita bisa membangun masyarakat yang lebih sehat, lebih peduli, dan bebas dari stigma terhadap tuberkulosis.
Tentang Cita Sehat
Cita Sehat merupakan organisasi non-profit yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Bersama berbagai mitra dari pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, serta masyarakat, Cita Sehat terus menghadirkan program kesehatan yang berkelanjutan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat.


